Menhan Jerman Bilang Rudal China Ancaman bagi Rusia

Senin, 04 Maret 2019 - 16:40 WIB
Menhan Jerman Bilang...
Menhan Jerman Bilang Rudal China Ancaman bagi Rusia
A A A
BERLIN - Menteri Pertahanan (Menhan) Jerman Ursula von der Leyen memperingatkan bahwa rudal jarak menengah China menjadi ancaman bagi Rusia. Menurutnya, misil Beijing mampu mencapai wilayah negara penerus Uni Soviet tersebut.

Peringatan itu dia sampaikan dalam wawancara dengan Focus yang dikutip Sputnik, Senin (4/3/2019). Ditanya apakah Perjanjian Intermediate-Range Nuclear Forces (INF) 1987 masih bisa diselamatkan setelah Amerika Serikat dan Rusia saling menunuh melanggar perjanjian satu sama lain dan apakah China harus dimasukkan dalam perjanjian itu, von der Leyen menyarankan bahwa Moskow mungkin memiliki minat untuk memasukkan Beijing dalam semacam "perjanjian perlucutan senjata".

"Karena sama seperti roket Rusia yang merupakan ancaman bagi Eropa, demikian juga China pada Rusia," katanya.

Para pejabat Jerman yang lain sebelumnya menyuarakan keprihatinan mereka atas runtuhnya Perjanjian INF. Menteri Ekonomi dan Energi Peter Altmaier tidak mengesampingkan pecahnya perlombaan senjata baru antara Amerika Serikat (AS) dan Rusia sebagai imbas dari runtuhnya perjanjian era Perang Dingin tersebut.

Surat kabar Jerman, Frankfurter Allgemeine, mengutip anggota Christian Democratic Union (CDU) Roderich Kiesewetter dan Rolf Mutzenich dari Partai Sosial Demokrat Jerman (SPD), mengatakan bahwa rudal 9M729 baru Rusia harus dipindahkan ke sisi lain di Pegunungan Ural sehingga tidak bisa mencapai Eropa.

Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas pada bulan Desember lalu mengatakan bahwa Berlin akan menentang penyebaran rudal jarak menengah baru di Eropa jika Perjanjian INF runtuh.

“Dalam situasi apa pun Eropa tidak boleh menjadi platform untuk debat perlombaan senjata. Penempatan rudal jarak menengah baru akan menghadapi penentangan yang luas di Jerman," katanya kepada kantor berita DPA.

Seperti diketahui, Pada 2 Februari 2019, AS mengumumkan telah menangguhkan kewajibannya berdasarkan Perjanjian INF. Washington mengultimatum Rusia selama enam bulan untuk kembali mematuhi perjanjian tersebut.

Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo mengatakan bahwa penghancuran semua rudal 9M729 berbasis darat Rusia dan peluncurnya adalah kunci penyelamatan Perjanjian INF.

Pada hari berikutnya, Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa Moskow juga menangguhkan kewajibannya di bawah Perjanjian INF sebagai pembalasan atas keputusan AS. Presiden Putin bahkan menginstruksikan menterinya untuk tidak memulai pembicaraan dengan rekan-rekan mereka dari AS mengenai masalah ini. Kendati demikian, Putin menyatakan bahwa Moskow masih terbuka untuk negosiasi.

Perjanjian INF ditandatangani pada tahun 1987 antara pemimpin Uni Soviet Mikhail Gorbachev dan pemimpin AS Ronald Reagan. Dalam perjanjian itu, kedua pihak setuju untuk menghancurkan semua rudal balistik berbasis darat yang memiliki jangkauan antara 500 dan 5.500 km.
(mas)
Berita Terkait
Jepang Segera Beli 400...
Jepang Segera Beli 400 Rudal Jelajah Tomahawk dari Amerika Serikat
Jenderal Minsk: Rudal...
Jenderal Minsk: Rudal Oreshnik Rusia di Belarusia Jawaban untuk Misil Tomahawk AS di Jerman
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Pompeo: Obama Buat AS...
Pompeo: Obama Buat AS Dalam Bahaya dengan Patuhi Perjanjian INF
Seteru dengan Rusia...
Seteru dengan Rusia dan China Memanas, AS Bikin Rudal Jelajah Nuklir Berbasis Laut
Rusia Bersiap Kerahkan...
Rusia Bersiap Kerahkan Rudal Jelajah Kalibr di Pasifik, AS Cemas
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
58 menit yang lalu
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
1 jam yang lalu
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
2 jam yang lalu
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 jam yang lalu
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
4 jam yang lalu
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
5 jam yang lalu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved