Jepang Segera Beli 400 Rudal Jelajah Tomahawk dari Amerika Serikat
Senin, 27 Februari 2023 - 21:15 WIB
loading...
Rudal jelajah Tomahawk sedang menjalani tes terbang di atas wilayah California. Foto/us navy
A
A
A
TOKYO - Menteri Pertahanan (Menhan) Jepang Yasukazu Hamada membenarkan rencana pemerintah membeli 400 rudal Tomahawk "untuk memperkuat kemampuan pertahanan diri."
Pernyataan menteri pertahanan memicu kecaman dari pihak oposisi, yang meminta Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida untuk menjelaskan bagaimana mereka sampai pada angka yang pasti ini.
"Kami sedang mempertimbangkan pembelian paling banyak 400 rudal," ujar perdana menteri.
Sebelumnya kantor berita Jepang melaporkan Tokyo sedang mempertimbangkan mengakuisisi hingga 400 rudal jelajah Tomahawk AS, mengutip perwakilan dari partai oposisi.
Baca juga: Mantan Presiden Rusia Peringatkan Kiamat Nuklir Dipicu Barat
Pekan lalu, Menteri Pertahanan Jepang Yasukazu Hamada mengumumkan rencana menandatangani kontrak dengan Amerika Serikat untuk membeli rudal jelajah Tomahawk melalui program penjualan militer luar negeri Washington.
Pihak berwenang Jepang berharap kontrak tersebut akan ditandatangani pada tahun fiskal 2023, yang dimulai pada 1 April.
Pernyataan menteri pertahanan memicu kecaman dari pihak oposisi, yang meminta Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida untuk menjelaskan bagaimana mereka sampai pada angka yang pasti ini.
"Kami sedang mempertimbangkan pembelian paling banyak 400 rudal," ujar perdana menteri.
Sebelumnya kantor berita Jepang melaporkan Tokyo sedang mempertimbangkan mengakuisisi hingga 400 rudal jelajah Tomahawk AS, mengutip perwakilan dari partai oposisi.
Baca juga: Mantan Presiden Rusia Peringatkan Kiamat Nuklir Dipicu Barat
Pekan lalu, Menteri Pertahanan Jepang Yasukazu Hamada mengumumkan rencana menandatangani kontrak dengan Amerika Serikat untuk membeli rudal jelajah Tomahawk melalui program penjualan militer luar negeri Washington.
Pihak berwenang Jepang berharap kontrak tersebut akan ditandatangani pada tahun fiskal 2023, yang dimulai pada 1 April.
Lihat Juga :