Rusia: Zelensky Adalah Target Militer yang Sah

Selasa, 21 Mei 2024 - 12:50 WIB
loading...
Rusia: Zelensky Adalah...
Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev menyatakan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebagai target militer yang sah. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, sebagai pemimpin “rezim politik yang bermusuhan", adalah target militer yang sah. Demikian disampaikan Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev.

Berbicara kepada TASS, Medvedev mengatakan bahwa pertanyaan tentang legitimasi Zelensky sebagai presiden tidak terlalu penting bagi Moskow.

“Bagi Rusia, hilangnya legitimasi terakhir yang dilakukan oleh presiden palsu bekas Ukraina tidak akan mengubah apa pun,” kata Medvedev, yang pernah menjabat sebagai presiden Rusia.

Dia menekankan bahwa para pemimpin negara yang berperang selalu dianggap sebagai target militer yang sah.

Baca Juga: Zelensky Salahkan Seluruh Dunia atas Kegagalan Ukraina Melawan Rusia di Kharkiv

Medvedev menyebut Zelensky sebagai penjahat perang yang harus ditangkap dan diadili atau "dilikuidasi" sebagai teroris atas kejahatannya terhadap Rusia dan Ukraina.

Zelensky telah muncul dalam daftar orang yang diburu Kementerian Dalam Negeri Rusia awal bulan ini meskipun tidak ada data yang dirilis mengenai proses pidana terhadapnya.

Kekuasaan konstitusional presiden Ukraina saat ini berakhir pada 20 Mei.

Pemilihan presiden awalnya dijadwalkan pada bulan Maret lalu, tetapi ditunda dengan dalih darurat militer yang diberlakukan setelah dimulainya perang dengan Rusia pada Februari 2022, dan telah berulang kali diperpanjang oleh badan legislatif negara tersebut.

Zelensky mengumumkan pada bulan Desember 2023 bahwa tidak ada pemilihan presiden atau parlemen yang akan diadakan selama darurat militer masih berlaku.

Pada awal Mei, anggota parlemen memperpanjang masa darurat militer selama tiga bulan.

Menurut Medvedev, Zelensky secara efektif merebut kekuasaan di negara tersebut setelah pemilu dibatalkan.

“Dia meludahi konstitusi negaranya, mengabaikan Mahkamah Konstitusi, dan bahkan tidak memperpanjang, tapi merebut kekuasaan tertinggi,” kata Medvedev.

"Zelensky menutupi dirinya dengan deklarasi Verkhovna Rada (Parlemen Ukraina) yang tidak jelas mengenai penghapusan pemilihan presiden pada masa perang," paparnya, seperti dikutip dari Russia Today, Selasa (21/5/2024).

Pada bulan Maret, media Ukraina; Ukrainskaya Pravda mengeklaim—dengan mengutip anggota Parlemen—bahwa Zelensky sebenarnya telah mencabut kekuasaan legislatif dan menetapkan pemerintahan pribadi secara de facto.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov baru-baru ini mengatakan: “Suatu momen akan segera tiba ketika banyak orang, termasuk mereka yang berada di Ukraina, akan mempertanyakan legitimasi [Presiden Zelensky].”
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
Kisah Curacao Negara...
Kisah Curacao Negara Berpenduduk 150.000 Jiwa, Dulu Dikalahkan Timnas Indonesia Kini Tampil di Piala Dunia 2026
Rekomendasi
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Berita Terkini
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Infografis
Menhan Australia Telepon...
Menhan Australia Telepon Menteri Sjafrie Terkait Rumor Pangkalan Militer Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved