Kisah Heroik 11 Whistleblower Membongar Kotak Pandora Skandal Besar Dunia
Senin, 24 Agustus 2020 - 05:30 WIB
loading...
A
A
A
Meski begitu, Whitacre belakangan tertangkap basah sibuk mencuri uang dari perusahaan yang dijatuhkan reputasinya. Akhirnya, dia juga ditangkap dan dijebloskan ke balik jeruji besi. (Baca juga: Film-film India yang Mengingatkan Kita pada Kebesaran Industri Film Bollywood)
9. Coleen Rowley
![Kisah Heroik 11 Whistleblower Membongar Kotak Pandora Skandal Besar Dunia]()
Sebelum tragedi 11 September di Amerika Serikat, seorang agen FBI bernama Coleen Rowley sudah mencium adanya aksi terorisme di pesawat dari Minneapolis oleh seorang bernama Zacarias Moussaoui. Namun saat hendak memeriksanya, Rowley tak mendapat izin dari atasan.
Seandainya izin tersebut dikeluarkan, tragedi yang menewaskan ribuan orang itu dapat terhindarkan. Pada Mei 2002, Rowley mengungkapkan hal ini ke publik.
Nama FBI sebagai intelijen terkemuka di dunia lantas tercoreng. Jabatannya menjadi taruhan dan dia diberhentikan secara tidak hormat. Namun jasanya mendapat penghargaan berupa anugerah Person of The Year dari majalah Time. (Baca juga: Pejuang Ebola Person of the Year 2014)
10. Vladimir Bukovsky
![Kisah Heroik 11 Whistleblower Membongar Kotak Pandora Skandal Besar Dunia]()
Vladimir Bukovsky adalah seorang aktivis dan penulis hak asasi manusia Inggris kelahiran Rusia. Dari akhir 1950-an hingga pertengahan 1970-an, dia adalah tokoh terkemuka dalam gerakan pembangkang Soviet, terkenal di dalam dan luar negeri.
Dia menghabiskan total dua belas tahun di penjara psikiatri-rumah sakit, kamp kerja paksa, dan penjara Uni Soviet. Pada 1971, ia berhasil menyelundupkan catatan rumah sakit ke negara barat sebagai bukti dari praktik asusila tersebut.
Setelah diusir dari Uni Soviet pada akhir 1976, Bukovsky tetap menentang sistem Soviet dan rezim penerusnya di Rusia. Bukovsky menetap di Cambridge, Inggris di mana dia meninggal beberapa tahun kemudian pada 2019. (LIhat grafis: Bintang Betelgeuse Akan Meledak Jika Terus Meredup)
11. Daniel Ellsberg
![Kisah Heroik 11 Whistleblower Membongar Kotak Pandora Skandal Besar Dunia]()
Daniel Ellsberg adalah seorang analis militer Amerika Serikat yang mengerjakan Pentagon Papers, sebuah laporan rahasia yang merinci sejarah keterlibatan negara di perang Vietnam dari 1945 hingga 1967. Makalah tersebut mengungkapkan bahwa pemerintahan Presiden Lyndon Baines Johnson telah berbohong kepada Kongres dan Publik Amerika tentang operasi militer mereka di belahan dunia itu. (Baca juga: AS Pernah Rencanakan Perang Nuklir yang Bisa Punahkan Umat Manusia)
Pada 1971, Ellsberg membocorkannya ke The New York Times. Nixon berusaha untuk mencegah publikasi, tetapi tetap dicetak. Ketika masyarakat mengetahui tentang pemboman dan penggerebekan pesisir, kepercayaan mereka kepada pemerintah terguncang. Ellsberg didakwa melakukan spionase dan pencurian properti pemerintah, tetapi tuduhan ini akhirnya dibatalkan.
Sumber: www.worldatlas.com
9. Coleen Rowley

Sebelum tragedi 11 September di Amerika Serikat, seorang agen FBI bernama Coleen Rowley sudah mencium adanya aksi terorisme di pesawat dari Minneapolis oleh seorang bernama Zacarias Moussaoui. Namun saat hendak memeriksanya, Rowley tak mendapat izin dari atasan.
Seandainya izin tersebut dikeluarkan, tragedi yang menewaskan ribuan orang itu dapat terhindarkan. Pada Mei 2002, Rowley mengungkapkan hal ini ke publik.
Nama FBI sebagai intelijen terkemuka di dunia lantas tercoreng. Jabatannya menjadi taruhan dan dia diberhentikan secara tidak hormat. Namun jasanya mendapat penghargaan berupa anugerah Person of The Year dari majalah Time. (Baca juga: Pejuang Ebola Person of the Year 2014)
10. Vladimir Bukovsky

Vladimir Bukovsky adalah seorang aktivis dan penulis hak asasi manusia Inggris kelahiran Rusia. Dari akhir 1950-an hingga pertengahan 1970-an, dia adalah tokoh terkemuka dalam gerakan pembangkang Soviet, terkenal di dalam dan luar negeri.
Dia menghabiskan total dua belas tahun di penjara psikiatri-rumah sakit, kamp kerja paksa, dan penjara Uni Soviet. Pada 1971, ia berhasil menyelundupkan catatan rumah sakit ke negara barat sebagai bukti dari praktik asusila tersebut.
Setelah diusir dari Uni Soviet pada akhir 1976, Bukovsky tetap menentang sistem Soviet dan rezim penerusnya di Rusia. Bukovsky menetap di Cambridge, Inggris di mana dia meninggal beberapa tahun kemudian pada 2019. (LIhat grafis: Bintang Betelgeuse Akan Meledak Jika Terus Meredup)
11. Daniel Ellsberg

Daniel Ellsberg adalah seorang analis militer Amerika Serikat yang mengerjakan Pentagon Papers, sebuah laporan rahasia yang merinci sejarah keterlibatan negara di perang Vietnam dari 1945 hingga 1967. Makalah tersebut mengungkapkan bahwa pemerintahan Presiden Lyndon Baines Johnson telah berbohong kepada Kongres dan Publik Amerika tentang operasi militer mereka di belahan dunia itu. (Baca juga: AS Pernah Rencanakan Perang Nuklir yang Bisa Punahkan Umat Manusia)
Pada 1971, Ellsberg membocorkannya ke The New York Times. Nixon berusaha untuk mencegah publikasi, tetapi tetap dicetak. Ketika masyarakat mengetahui tentang pemboman dan penggerebekan pesisir, kepercayaan mereka kepada pemerintah terguncang. Ellsberg didakwa melakukan spionase dan pencurian properti pemerintah, tetapi tuduhan ini akhirnya dibatalkan.
Sumber: www.worldatlas.com
(poe)
Lihat Juga :