5 Fakta Andrei Belousov, Menhan Baru Rusia yang Ditunjuk di Tengah Perang

Selasa, 14 Mei 2024 - 18:45 WIB
loading...
A A A
Pada latar belakangnya, Belousov merupakan putra dari pasangan Rem dan Larissa. Di satu sisi, sang ayah adalah seorang ekonom, sementara ibunya berprofesi sebagai ahli radiokimia.

2. Punya Riwayat Pendidikan Ekonomi


Memiliki seorang ayah ekonom kemungkinan membuat Belousov ingin mengikuti jejaknya. Tercatat, ia memperoleh gelar di bidang ekonomi dari Universitas Negeri Moskow pada 1981.

Mengutip laman Aa, sepanjang 1981 hingga 2000, Belousov fokus pada penelitian ilmiah dan sempat memegang berbagai posisi di lembaga penelitian negara. Ia juga mendapat gelar doktor bidang ekonomi pada 2006.

3. Berspesialisasi di Bidang Ekonomi


Pada tahun 2000, Belousov menjadi direktur umum Pusat Analisis Makroekonomi dan Peramalan Jangka Pendek yang melayani kebutuhan praktis negara bagian. Selain itu, ia juga menjabat sebagai penasihat lepas kepala pemerintahan Rusia.

Periode 2006 hingga 2008, Belousov menjadi Wakil Menteri Pembangunan Ekonomi dan Perdagangan. Lalu, ia juga ditunjuk untuk memimpin Departemen Ekonomi dan Keuangan di Kabinet Dmitry Medvedev yang menjabat sebagai presiden pada 2008-2012.

Pada 2012 hingga 2013, Belousov kembali menjadi menteri. Kali ini, posisinya adalah menteri pembangunan ekonomi.

Memasuki 2013, Belousov mulai bekerja di pemerintahan kepresidenan sebagai penasihat Putin untuk masalah ekonomi. Ia juga dikenal dalam tugasnya sebagai ajudan presiden.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
Palestina: Militer Israel...
Palestina: Militer Israel Kuasai 80% Wilayah Gaza
Rekomendasi
Pendaftaran Calon Bintara...
Pendaftaran Calon Bintara PK Pria TNI AL 2026 Kembali Dibuka, Lulusan SMA-D3 Bisa Daftar
Seleksi Mandiri Nilai...
Seleksi Mandiri Nilai UTBK Universitas Brawijaya 2026 Resmi Dibuka, Cek Infonya
Jelang Pelimpahan Tersangka...
Jelang Pelimpahan Tersangka Don Ritto dan Barang Bukti, Brimob Bersenjata Lengkap Berjaga
Berita Terkini
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved