Viral, Profesor Demonstran Pro-Israel Lecehkan Wanita Berjilbab di Universitas Arizona

Jum'at, 10 Mei 2024 - 10:23 WIB
loading...
Viral, Profesor Demonstran...
Profesor Jonathan Yudelman, demonstran pro-Israel, melecehkan wanita berjilbab di kampus Arizona State University, AS. Foto/CNN
A A A
WASHINGTON - Seorang profesor yang melakukan demo pro-Israel telah melecehkan seorang seorang wanita Muslim berjilbab di kampus Arizona State University (ASU), Amerika Serikat (AS).

Tindakan profesor pada hari Minggu itu telah viral. Pihak kampus, yang dikutip CNN, Jumat (10/5/2024), memutuskan untuk memecat profesor tersebut.

“Dia tidak lagi diizinkan berada di kampus dan tidak akan pernah mengajar di sini lagi,” kata Presiden ASU Michael Crow dalam sebuah pernyataan kepada CNN mengenai Profesor Jonathan Yudelman.

Sebelumnya, pihak ASU menskors profesor tersebut sambil menunggu hasil investigasi atas tindakan pelecehan terhadap seorang wanita Muslim.

“ASU mengetahui tuduhan terhadap Jonathan Yudelman dan sedang menyelidikinya,” kata juru bicara universitas dalam sebuah pernyataan.

"Yudelman sedang cuti dan akan tetap cuti sambil menunggu hasil penyelidikan."

Penyelidikan dilakukan setelah rekaman video yang viral di media sosial menunjukkan Yudelman mengonfrontasi seorang wanita berjilbab dalam protes pro-Israel—tandingan demo pro-Palestina—dengan agresif mendekatinya sambil berkata, "Saya benar-benar ada di hadapan Anda. Ini benar."

"Saya benar-benar seperti itu," katanya dengan meniru gerak-gerik wanita tersebut saat dia terus maju, mendorongnya untuk menjauh.

Baca Juga: Eks Panglima Militer Israel Serukan Diakhirinya Perang Gaza, Akui Gagal Bunuh 2 Bos Hamas

Wanita itu berusaha melarikan diri, sambil berkata pada Yudelman, "Anda tidak menghormati batasan agama saya."

"Anda tidak menghormati rasa kemanusiaan saya, jalang," teriak Yudelman sambil terus maju dengan nada mengancam, mendorong wanita tersebut untuk berjalan ke jalan raya sebelum wanita itu mencoba menerobos kerumunan demonstran untuk melarikan diri.

"Kejahatan kebencian, kejahatan kebencian di sini. Polisi, apa yang Anda lakukan? Kejahatan kebencian di sini," teriak seorang wanita, yang mungkin merekam kejadian tersebut, dalam video yang beredar.

Tidak jelas apa yang menyebabkan kejadian tersebut, namun terdengar seseorang berkata, "kami benar-benar hanya berdiri di sini."

Dari rekaman tersebut juga tidak jelas apakah ada polisi yang berada di area tersebut.

Situs web ASU mengatakan Yudelman mengajar dua mata kuliah di universitas tersebut—Great Debates in American Politics dan Great Ideas of Politics and Ethics.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
Kapitalisasi Pasar Tembus...
Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2,74 Triliun, CST Token Pacu Pengembangan Infrastruktur Digital
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved