Rania Al Abdullah, Istri Raja Yordania yang Mencoba Menempatkan Diri sebagai Ibu Sandera Israel
Kamis, 09 Mei 2024 - 15:45 WIB
loading...
A
A
A
Meski mencoba untuk memposisikan diri dalam sudut pandang ibu Israel yang anaknya ditahan Hamas, Rania sendiri tidak membenarkan tindakan Israel untuk melakukan tindak pembalasan dan menyasar warga sipil Palestina.
“Meskipun peristiwa 7 Oktober (Operasi Badai Al-Aqsa) itu traumatik dan menghancurkan, tanggapan Israel terhadap pembantaian brutal di Gaza tidak membantu situasi,”
“Anda tidak bisa hanya mengandalkan reaksi balas dendam dan balas dendam yang mendalam ini, karena Anda hanya akan masuk ke dalam siklus kekerasan dan menggalinya lebih dalam, dan hal ini justru akan semakin memburuk,” tambah Rania Al Abdullah.
Baca juga: Serangan Israel ke Rafah Dapat Restu Amerika Serikat
“Meskipun peristiwa 7 Oktober (Operasi Badai Al-Aqsa) itu traumatik dan menghancurkan, tanggapan Israel terhadap pembantaian brutal di Gaza tidak membantu situasi,”
“Anda tidak bisa hanya mengandalkan reaksi balas dendam dan balas dendam yang mendalam ini, karena Anda hanya akan masuk ke dalam siklus kekerasan dan menggalinya lebih dalam, dan hal ini justru akan semakin memburuk,” tambah Rania Al Abdullah.
Baca juga: Serangan Israel ke Rafah Dapat Restu Amerika Serikat
(sya)
Lihat Juga :