Aktivitas Spionase China Meningkat di Eropa, Banyak Mata-mata Ditangkap

Selasa, 07 Mei 2024 - 09:58 WIB
loading...
A A A
Strategi itu dibuat untuk mengurangi risiko ketergantungan ekonomi pada China. Jerman sendiri telah meluncurkan strateginya terhadap China di tahun 2023.

Namun kemudian para ahli memberikan beragam pendapat mengenai aktivitas pengumpulan intelijen China yang berlebihan di seluruh Eropa. Ada yang mengatakan aktivitas spionase China baru-baru ini di Jerman, Inggris, Belanda, dan Norwegia telah menunjukkan bahwa negara Asia Timur tersebut mencoba melakukan penetrasi jauh ke dalam ranah politik, perusahaan teknologi, dan universitas di benua Eropa.

Tujuannya adalah untuk memanipulasi proses politik di Eropa melalui para pemimpin dan masyarakatnya, untuk “membelokkan” mereka ke tatanan dunia baru yang telah disusun dengan susah payah oleh China.

Dua warga negara Inggris yang ditangkap pada Maret 2023 dan secara resmi didakwa April lalu sebagai mata-mata untuk China, meliputi seorang mantan peneliti untuk anggota Parlemen Inggris terkemuka dari Partai Konservatif yang berkuasa. Menurut The Sunday Times, peneliti Christopher Cash memiliki akses ke beberapa anggota Parlemen dari Partai Konservatif.

Laporan surat kabar British Sunday juga mengatakan bahwa peneliti tersebut memiliki akses ke Menteri Keamanan Tom Tugendhat dan Ketua Komite Urusan Luar Negeri Alicia Kearns.

Pusat Kegiatan Spionase


Maret lalu, menurut laporan Reuters, pemerintah Inggris memanggil Kuasa Usaha Kedutaan Besar China di London setelah menuduh peretas China telah mencuri data dari pengawas pemilu Inggris dan melakukan operasi pengintaian terhadap anggota Parlemen.

Namun meski China jelas-jelas terlibat dalam manipulasi politik di Inggris dan Jerman, Beijing membantah melakukan kesalahan apa pun.

“Mengenai apa yang disebut sebagai kasus mata-mata China, kami telah berulang kali menekankan bahwa apa yang disebut sebagai ancaman mata-mata China adalah tuduhan tak berdasar. Kami dengan tegas menentang tuduhan dan fitnah yang tidak berdasar terhadap China,” tegas juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin.

Namun penyangkalan tersebut tidak dapat mengaburkan fakta bahwa Beijing telah menjadikan Eropa sebagai pusat kegiatan spionasenya.

Pada 18 April, badan intelijen militer Belanda; MIVD, mengatakan dalam laporan tahunannya bahwa mata-mata China telah menargetkan industri semikonduktor, dirgantara, dan maritim Belanda.

Sementara Kepala Intelijen Inggris baru-baru ini menyatakan bahwa di Inggris saja, mata-mata China telah mendekati lebih dari 20.000 orang untuk memberikan informasi melalui platform jaringan seperti LinkedIn.

Demikian juga dengan badan intelijen Norwegia pada awal tahun ini, yang mengatakan bahwa mata-mata China beroperasi di seluruh benua Eropa dan terlibat dalam spionase politik dan industri. Penangkapan yang terjadi belum lama ini di Jerman dan Inggris telah menunjukkan fakta dari pernyataan tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Iran Menggila! Markas...
Iran Menggila! Markas Jet Tempur F-18 AS di Pangkalan Udara Al-Azraq Yordania Dibombardir
Brutal, Pasukan Israel...
Brutal, Pasukan Israel Bombardir Prosesi Pemakaman Warga Gaza, 7 Orang Tewas
Rekomendasi
Cita-cita Prabowo 14...
Cita-cita Prabowo 14 Tahun Lalu: Ingin Rakyat Indonesia Punya Taraf Hidup Tak Kalah dari Singapura
Kabar Bahagia, Chelsea...
Kabar Bahagia, Chelsea Islan Umumkan Kelahiran Anak Pertama
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen
Berita Terkini
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
Infografis
Perbandingan Pangkalan...
Perbandingan Pangkalan Militer AS vs China di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved