7 Alasan Israel Ingin Perang Selamanya di Gaza

Kamis, 25 April 2024 - 19:50 WIB
loading...
7 Alasan Israel Ingin...
Tentara Israel ingin berperang selamanya di Gaza. Foto/AP
A A A
GAZA - Setelah enam bulan melakukan serangan tanpa henti di Gaza, Israel masih belum mendekati kemenangan sejak Oktober tahun lalu.

Masih belum diketahui apakah mereka mempunyai rencana untuk membangun daerah kantong setelah pertempuran, sementara lebih dari 33.000 orang, mayoritas perempuan dan anak-anak, tewas.

Lebih dari 75.000 orang terluka dan sebagian besar penduduk mengungsi.

Sekitar 1,5 juta pengungsi berlindung di kota paling selatan, Rafah, yang masa depannya masih belum pasti karena terus-menerus dibombardir Israel dan ancaman invasi darat.

Sementara itu, Israel, yang mengklaim telah membunuh sekitar 12.000 pejuang di antara puluhan ribu orang yang tewas, menggunakan dugaan kehadiran mereka untuk melanjutkan tindakan mereka.

7 Alasan Israel Ingin Perang Selamanya di Gaza

1. Israel Tidak Memiliki Rencana Masa Depan di Gaza

7 Alasan Israel Ingin Perang Selamanya di Gaza

Foto/AP

Selain serangan ini, apa yang diinginkan Israel di Gaza masih belum jelas, dan tidak ada konsensus Palestina, internasional, atau Israel mengenai siapa yang akan mengelola wilayah tersebut di masa depan.

Melansir Al Jazeera, Pasukan Israel, yang jumlahnya berkurang drastis sejak awal perang – dengan hanya satu brigade yang dilaporkan berada di Gaza selatan – telah berjuang untuk mendapatkan dan mempertahankan kendali atas wilayah yang dipenuhi terowongan bermil-mil yang memungkinkan pejuang Palestina melakukan mobilitas. dan akses.

Daerah seperti Rumah Sakit al-Shifa, yang diserbu untuk kedua kalinya pada pertengahan Maret setelah Israel mengklaim telah menggeledah dan membersihkannya pada bulan November.

Di antara daerah-daerah lain yang diklaim telah “dibersihkan dari teroris”, tentara Israel antara lain telah kembali ke lingkungan Zeitoun di Kota Gaza, kamp pengungsi Shati dan kota Beit Hanoon.

Pejuang Hamas, dibantu oleh jaringan terowongan yang tampaknya masih bisa digunakan, yang menurut seorang pejabat intelijen Barat kepada BBC pada bulan Februari tampaknya hanya berkurang sepertiganya, telah memaksa pasukan Israel melakukan pengejaran mematikan di daerah kantong tersebut.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
Hongaria Mundur dari...
Hongaria Mundur dari ICC saat Kunjungan Buronan Penjahat Perang Netanyahu
Otoritas Palestina Kecam...
Otoritas Palestina Kecam Rencana Israel Makin Pecah Belah Wilayah Gaza
Mahasiswa Yahudi Merantai...
Mahasiswa Yahudi Merantai Diri di Gerbang Universitas Columbia, Tuntut Pembebasan Mahmoud Khalil
Qatar, UEA, dan Israel...
Qatar, UEA, dan Israel Gelar Latihan Militer Bersama di Yunani
Netanyahu Ungkap Militer...
Netanyahu Ungkap Militer Israel akan Bangun Koridor Morag di Gaza
Negara-Negara Arab Nyatakan...
Negara-Negara Arab Nyatakan Tolak Bantu AS Serang Iran
Korsel Siaga Tinggi...
Korsel Siaga Tinggi Jelang Putusan Pemakzulan Presiden Yoon, Tempat Wisata dan Jalan Utama Ditutup
Rekomendasi
Prediksi Daftar 23 Pemain...
Prediksi Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia, Lawan China dan Jepang
Pemuda Gunung Putri...
Pemuda Gunung Putri Bogor Terseret Ombak Pantai Goa Langir Sawarna
Melinda Kenang Momen...
Melinda Kenang Momen Menegangkan saat Mengungkap Ingin Bercerai dari Bill Gates
Berita Terkini
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
5 jam yang lalu
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
7 jam yang lalu
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
8 jam yang lalu
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
8 jam yang lalu
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
10 jam yang lalu
Hongaria Mundur dari...
Hongaria Mundur dari ICC saat Kunjungan Buronan Penjahat Perang Netanyahu
10 jam yang lalu
Infografis
Israel akan Caplok Sebagian...
Israel akan Caplok Sebagian Wilayah Gaza hingga Tawanan Dibebaskan
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved