Rakyat Belarusia Lawan Diktator
Selasa, 18 Agustus 2020 - 08:13 WIB
loading...
A
A
A
Ribuan pengunjuk rasa telah diorganisasi untuk melakukan demonstrasi, tidak hanya di Kota Minsk, tapi juga kota lainnya. Uniknya, demonstrasi itu juga dilakukan di Kota Praha dan Kota Warsaw, Polandia. Media lokal menyatakan sebagian pengunjuk rasa ditangkap selama demonstrasi.
![Rakyat Belarusia Lawan Diktator]()
Unjuk rasa itu juga dihadiri sejumlah pegawai negeri sipil (PNS), baik yang bekerja di kepolisian atau televisi dan perusahaan-perusahaan milik negara lainnya. Beberapa dari mereka juga ada yang memberikan dukungan tidak langsung seperti mogok kerja.
Sebelumnya, pengunjuk rasa pro-pemerintah juga turun ke jalan. Estimasinya mencapai sekitar 65.000 orang. “Ibu pertiwi dalam bahaya. Saya tak mengerti kenapa masih ada orang yang membenci Lukashenko. Padahal gaji dan dana pensiun selalu cair tepat waktu,” kata Alla Georgievna. (Lihat videonya: Bakso Merah Putih Hidangan Menyambut Hari Kemerdekaan)
Oposisi veteran Lukashenko, Stanislav Shushkevich, 85, mengatakan Lukashenko mendapat tekanan hebat. Namun, dia akan mampu bertahan dan kekuasaannya tidak akan goyah, terutama jika mendapat dukungan dari sebagian rakyat dan Rusia. Selain itu, pejabat politik dan militer yang setia kepadanya masih banyak.
Perdana Menteri (PM) Ceko, Andrej Babis, mendesak negara anggota Uni Eropa (UE) untuk membantu Belarusia agar terhindar dari invasi militer seperti Ceko pada 1968. “Kami tidak ingin hal itu terjadi di Belarusia. UE harus aktif dan mendukung Belarusia seperti yang mereka mendukung kami pada 1989,” kata Babis. (Muh Shamil)

Unjuk rasa itu juga dihadiri sejumlah pegawai negeri sipil (PNS), baik yang bekerja di kepolisian atau televisi dan perusahaan-perusahaan milik negara lainnya. Beberapa dari mereka juga ada yang memberikan dukungan tidak langsung seperti mogok kerja.
Sebelumnya, pengunjuk rasa pro-pemerintah juga turun ke jalan. Estimasinya mencapai sekitar 65.000 orang. “Ibu pertiwi dalam bahaya. Saya tak mengerti kenapa masih ada orang yang membenci Lukashenko. Padahal gaji dan dana pensiun selalu cair tepat waktu,” kata Alla Georgievna. (Lihat videonya: Bakso Merah Putih Hidangan Menyambut Hari Kemerdekaan)
Oposisi veteran Lukashenko, Stanislav Shushkevich, 85, mengatakan Lukashenko mendapat tekanan hebat. Namun, dia akan mampu bertahan dan kekuasaannya tidak akan goyah, terutama jika mendapat dukungan dari sebagian rakyat dan Rusia. Selain itu, pejabat politik dan militer yang setia kepadanya masih banyak.
Perdana Menteri (PM) Ceko, Andrej Babis, mendesak negara anggota Uni Eropa (UE) untuk membantu Belarusia agar terhindar dari invasi militer seperti Ceko pada 1968. “Kami tidak ingin hal itu terjadi di Belarusia. UE harus aktif dan mendukung Belarusia seperti yang mereka mendukung kami pada 1989,” kata Babis. (Muh Shamil)
(ysw)
Lihat Juga :