Rusia Murka Didesak Israel untuk Kutuk Serangan Iran

Selasa, 16 April 2024 - 20:45 WIB
loading...
Rusia Murka Didesak...
Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia Maria Zakharova. Foto/AP
A A A
MOSKOW - Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia Maria Zakharova mengecam seruan Duta Besar Israel untuk Moskow Simona Halperin agar Kremlin mengutuk serangan Iran terhadap Israel.

Duta Besar Simona Halperin sebelumnya mengatakan kepada kantor berita Rusia RIA Novosti bahwa negaranya mengharapkan “rekan-rekan Rusia kami mengutuk serangan Iran yang belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah Israel.”

Dia juga dilaporkan berharap Moskow akan melawan “upaya Iran untuk mengganggu stabilitas kawasan.”

Dalam postingan di saluran Telegramnya pada Minggu, juru bicara Maria Zakharova menjawab, “Simona, ingatkan saya ketika Israel mengutuk satu serangan pun yang dilakukan rezim Kiev di wilayah Rusia? Anda tidak tahu? Aku juga tidak."

Zakharova juga mengutip, “Pernyataan rutin yang mendukung tindakan (Presiden Ukraina Volodymyr) Zelensky yang dilakukan oleh para pejabat Israel.”

Perang antara Rusia dan Ukraina memasuki tahun ketiganya dua bulan lalu. Negara-negara Barat terus memasok senjata untuk Kiev meski Ukraina telah mengalami banyak kekalahan di medan perang.

Eskalasi Berbahaya


Dalam pernyataan pada Minggu, Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan “keprihatinan yang ekstrim terhadap eskalasi berbahaya lainnya di Timur Tengah.”

“Kami mengimbau semua pihak yang terlibat untuk menahan diri. Kami mengharapkan mereka menyelesaikan masalah yang ada melalui cara politik dan diplomatik,” papar Kemlu Rusia.

Teheran pada Sabtu melancarkan serangan langsung pertamanya terhadap Israel dalam sejarah. Iran mengerahkan drone dan rudal sebagai tanggapan atas serangan rudal Israel terhadap konsulat Iran di Damaskus pada 1 April 2024.

Serangan Israel tersebut mengakibatkan kematian tujuh anggota Garda Revolusi Iran, termasuk Jenderal Mohammad Reza Zahedi.

Pembunuhan Politik


Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov, dalam percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian, mengutuk serangan di konsulat Iran tersebut.

“Setiap serangan terhadap fasilitas diplomatik dan konsuler, yang dijamin Konvensi Wina, tidak dapat diganggu gugat, begitu juga dengan pembunuhan politik,” tegas Lavrov.

Menurut kantor berita resmi Iran, IRNA, setengah dari rudal yang ditujukan ke Israel mencapai sasarannya.

Dalam panggilan telepon pada Sabtu, Presiden AS Joe Biden mengatakan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa Washington tidak akan mendukung tanggapan Israel terhadap Iran, menurut laporan situs berita Axios.

“Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa respon Israel terhadap serangan Iran terhadap Israel akan mengarah pada perang regional dengan konsekuensi bencana,” ungkap Axios, mengutip para pejabat AS.

Baca juga: AS Tak akan Perlakukan Ukraina seperti saat Israel Diserang Iran
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Meski Terus Digempur...
Meski Terus Digempur Israel, Sekjen Hizbullah Tegaskan Seluruh Anggota Siap Mati!
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
Nyaris Kaya Mendadak,...
Nyaris Kaya Mendadak, Driver Ojol Tak Menyangka Temuan Ini Disebut Jeratan Gaib
Miyako Gelar Lomba Desain,...
Miyako Gelar Lomba Desain, Ajak Mahasiswa Berkreasi dan Dukung Pendidikan di NTT
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen dan PNM Gelar Pelatihan Vokasi untuk Difabel di Brebes
Berita Terkini
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved