Senat AS Ajukan Resolusi Akhiri Dukungan untuk Perang Yaman

Kamis, 29 November 2018 - 11:34 WIB
Senat AS Ajukan Resolusi...
Senat AS Ajukan Resolusi Akhiri Dukungan untuk Perang Yaman
A A A
WASHINGTON - Senat Amerika Serikat (AS) telah mengambil langkah maju untuk menarik dukungan bagi pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi di Yaman. Lewat voting, para Senator memilih untuk mengajukan mosi untuk mengakhiri dukungan dengan hasil akhir 63-37.

Kongres AS selama ini tidak pernah benar-benar memilih untuk mengesahkan penggunaan pasukan bersenjata AS untuk mendukung koalisi Saudi dalam pertempuran melawan pasukan Houthi di Yaman. RUU itu memaksa pemerintahan Trump untuk menarik dukungan militer bagi koalisi Arab Saudi atau mencari otorisasi dari Kongres untuk kembali menyebarkan dukungan militer AS untuk koalisi Arab.

"Arab Saudi terus mengambil tindakan yang merongrong kepercayaan - tidak hanya dengan pembunuhan kurang ajar Jamal Khashoggi, tetapi dalam kelanjutan mengabaikan kehidupan manusia yang tidak bersalah di Yaman," kata Senator Sheldon Whitehouse dalam sebuah pernyataan.

"Presiden telah lemah dalam menangani isu-isu ini. Adalah kewajiban Senat untuk mengirim pesan yang jelas kepada pemerintah Saudi bahwa dukungan Amerika tidak tanpa syarat atau mutlak," imbuhnya seperti dikutip dari Sputnik, Kamis (29/11/2018).

"Apakah kita terdaftar dalam perang ini? Apakah rakyat Amerika memiliki perdebatan nasional tentang perang ini? Apakah kita memilih Senat Amerika Serikat untuk terlibat dalam perang ini? Jawabannya jelas tidak," kata Senator Dick Durbin di lantai Senat sebelum pemungutan suara.

Jika RUU - Resolusi 54 - mencapai meja presiden dalam bentuknya saat ini, Gedung Putih menyatakan akan memvetonya.

Konflik antara koalisi militer yang dipimpin Arab Saudi dan pemberontak Houthi telah menewaskan ribuan orang dan mendorong jutaan orang Yaman ke jurang kelaparan.

AS selama ini memberikan dukungan intelijen kepada koalisi dan menjual senjata yang digunakan oleh Saudi di Yaman.
(ian)
Berita Terkait
Awal Mula Arab Saudi...
Awal Mula Arab Saudi Menjadi Sekutu Amerika Serikat
Presiden Yaman Hadi...
Presiden Yaman Hadi Diterbangkan ke AS untuk Perawatan Medis
Houthi Klaim Tembak...
Houthi Klaim Tembak Jatuh Drone AS Dekat Perbatasan Saudi
Tak Peduli Keputusan...
Tak Peduli Keputusan AS, Saudi: Kami Tetap Anggap Houthi sebagai Teroris
Inilah Alasan Mengapa...
Inilah Alasan Mengapa Banyak Pangeran Arab Kuliah di Amerika Serikat
AS Tegaskan akan Bantu...
AS Tegaskan akan Bantu Saudi Lindungi Diri dari Serangan Luar
Berita Terkini
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
47 menit yang lalu
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
1 jam yang lalu
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
4 jam yang lalu
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
5 jam yang lalu
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
6 jam yang lalu
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
7 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved