Warga Yahudi Ultra-Ortodoks Protes Pemberlakuan Wajib Militer
Jum'at, 12 April 2024 - 17:31 WIB
loading...
A
A
A
Jadi Mahkamah Agung pada dasarnya telah mengatakan kepada pemerintahan Benjamin Netanyahu bahwa mereka harus memperbaiki situasi ini, karena ini adalah situasi yang diskriminatif dan mereka perlu membuat undang-undang untuk menyelesaikannya.
Baca Juga: Perang Besar Diprediksi Pecah di Timur Tengah, 3 Negara Eropa Memohon Iran dan Israel untuk Menahan Diri
Namun hal ini merupakan masalah besar baginya karena dua partai dalam koalisi pemerintahannya merupakan partai ultra-Ortodoks, dan jika ia terlalu memusuhi mereka maka mereka mungkin akan menarik diri dari pemerintahan dan hal ini dapat menyebabkan keruntuhan pemerintahan.
Baca Juga: Perang Besar Diprediksi Pecah di Timur Tengah, 3 Negara Eropa Memohon Iran dan Israel untuk Menahan Diri
Namun hal ini merupakan masalah besar baginya karena dua partai dalam koalisi pemerintahannya merupakan partai ultra-Ortodoks, dan jika ia terlalu memusuhi mereka maka mereka mungkin akan menarik diri dari pemerintahan dan hal ini dapat menyebabkan keruntuhan pemerintahan.
(ahm)
Lihat Juga :