Tidak dalam Kondisi Perang, tapi Kota di Australia Justru Terapkan Jam Malam, Mengapa?

Sabtu, 30 Maret 2024 - 17:22 WIB
loading...
A A A
Menurut polisi, para pelayat di Alice Springs berasal dari Utopia, sebuah wilayah sekitar 230 kilometer (143 mil) ke arah timur laut yang merupakan rumah bagi beberapa komunitas besar Aborigin.

Dinamakan Utopia oleh pemukim Jerman yang konon terpesona dengan banyaknya kelinci yang mudah ditangkap. Kini tempat ini dikenal sebagai pusat seniman Pribumi yang karyanya dijual ke seluruh dunia.

Utopia mengalami banyak masalah yang sama dengan yang dialami komunitas Pribumi di seluruh negeri – perumahan yang penuh sesak dan tingginya tingkat kekerasan dalam rumah tangga, pengangguran dan penyalahgunaan alkohol.

Permasalahan ini secara luas dianggap sebagai warisan penjajahan lebih dari dua abad lalu yang merampas tanah leluhur pemilik tradisional.

Rasisme dan penelantaran selama puluhan tahun meletus di jalan-jalan Alice Springs pada hari Selasa, meskipun kejahatan remaja masih menjadi masalah di banyak kota lain di Australia.

“Ini adalah masalah yang sangat kompleks. Saya tahu orang-orang tidak selalu suka mendengar kata rumit, tetapi ketika Anda melihat anak muda yang menderita [sindrom] alkohol pada janin, yang mengalami trauma, pernah mengalami kekerasan dalam rumah tangga, yang pergi ke rumah yang terdapat alkohol, mereka tidak suka. dirawat. Isu-isu itulah yang menjadi bagian dari kisah Alice Springs,” kata Lawler.

Walikota Alice Springs Matt Paterson mengatakan kepada 10 program “The Project” bahwa beberapa anak berada di jalanan pada malam hari karena lebih aman daripada berada di rumah.

“Anak-anak ini ada di sini karena orang tuanya mabuk, atau ada kekerasan keluarga dan seksual yang terjadi di rumah,” katanya. “Jika jam malam ini menyelamatkan nyawa anak-anak karena hal ini memberikan wewenang kepada polisi untuk membawa mereka ke tempat yang aman, maka menurut saya hal ini sangat berharga.”

Beberapa pemimpin masyarakat adat mendukung jam malam dan bekerja sama dengan pemerintah untuk menerapkannya, namun kelompok lain mengatakan konsultasi belum cukup.

Baca Juga: Rusia Tunjukkan Bukti Transfer Uang dari Ukraina untuk Para Teroris yang Menyerang Moskow

Jared Sharp, Kepala Hukum Badan Keadilan Aborigin Australia Utara (NAAJA), mengatakan kepada Sky News bahwa jam malam dapat memperburuk keadaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Rusia Sebut Tetangga...
Rusia Sebut Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Markas Senjata Nuklir AS
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini Gabung Aliansi 40 Negara untuk Misi Pasca-perang di Selat Hormuz
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Tegas! Erdogan: Israel...
Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia
Rekomendasi
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Alasan NATO Tidak Ingin Ada Perdamaian dalam Perang Rusia-Ukraina2
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved