Rusia Tunjukkan Bukti Transfer Uang dari Ukraina untuk Para Teroris yang Menyerang Moskow

Sabtu, 30 Maret 2024 - 15:38 WIB
loading...
A A A
Badan khusus Rusia telah menyelesaikan tugas mereka dengan mengungkap bukti ini, namun mereka “menolak untuk mendengarkan kami di Barat, mekanisme dunia tidak berfungsi,” kata Kirill Kabanov.

“Amerika bisa lolos dengan mengacungkan botol kosong dan menggunakannya sebagai dalih untuk memulai perang dan menghancurkan seluruh negara, seperti yang terjadi di Irak. Sayangnya, saya sama sekali tidak yakin bukti transfer mata uang kripto kami akan didengar. Meskipun bagi warga negara di banyak negara, hal ini mungkin menambah persepsi mereka tentang kenyataan,” kata pakar tersebut.

Bagi masyarakat di negara-negara Barat yang pemimpinnya tetap berkomitmen mendukung rezim yang bersembunyi di Kiev, pemeriksaan realitas mengenai apa yang sebenarnya terjadi di Ukraina sudah lama tertunda.

“Sangat penting bagi mereka untuk mulai memahami segala sesuatu yang terjadi terkait Ukraina, termasuk di negara mereka sendiri. Bagi kami, sudah jelas sejak awal siapa dalang di balik serangan teroris ini... Saya pikir ini saatnya bagi dunia untuk memahami hal ini juga,” kata Kabanov.

Penembakan terjadi pada 22 Maret di tempat konser Balai Kota Crocus di kota Krasnogorsk, di luar Moskow, yang diikuti dengan kebakaran besar. Seorang koresponden Sputnik yang menyaksikan serangan itu melaporkan bahwa sejumlah pria bersenjata berkamuflase masuk ke ruang musik, menembak orang dari jarak dekat dan melemparkan bom pembakar. Komite Investigasi Rusia menyebutkan sedikitnya 143 orang tewas dan 360 lainnya luka-luka akibat serangan tersebut. Empat tersangka utama dalam kasus ini – semuanya warga negara Tajikistan – ditahan dan didakwa melakukan terorisme.

Sebagai bagian dari penyelidikan yang sedang berlangsung, akun mata uang kripto yang diduga digunakan oleh mereka yang berada di balik serangan dan pelaku telah ditemukan, yang melaluinya sejumlah uang yang setara dengan setengah dari apa yang dijanjikan kepada teroris untuk serangan di gedung konser telah ditransfer.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Konflik AS-Iran Meluas,...
Konflik AS-Iran Meluas, Kuwait Jadi Sasaran Serangan Rudal dan Drone
Serangan AS Nyaris Hantam...
Serangan AS Nyaris Hantam Rumah Sakit Kanker Anak, Iran: Barbar!
Rekomendasi
Pigai Usul Sertifikat...
Pigai Usul Sertifikat HAM Jadi Syarat Naik Pangkat, Polri Buka Suara
Resor Baru di Tepi Pantai...
Resor Baru di Tepi Pantai Langkawi Hadirkan Panorama Hutan, Gunung, dan Laut Sekaligus
Sering Mengantuk Habis...
Sering Mengantuk Habis Makan? Coba 3 Trik Sederhana Ini untuk Jinakkan Gula Darah
Berita Terkini
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Infografis
3 Alasan Rusia Kini...
3 Alasan Rusia Kini Didukung AS untuk Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved