Rusia Tunjukkan Bukti Transfer Uang dari Ukraina untuk Para Teroris yang Menyerang Moskow

Sabtu, 30 Maret 2024 - 15:38 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Protes Kaus Kaki Berlafaz Allah, Gerai Minimarket di Malaysia Diserang Bom Molotov

Tautan ke akun tersebut diposting di Voice of Khorasan, saluran Telegram yang berafiliasi dengan ISIS-Khorasan.

Mengenai transaksi keuangan yang terungkap, “fakta bahwa kami membuktikan bahwa transfer tersebut terkait dengan Ukraina adalah bukti bahwa monster-monster ini tidak hanya menerima dukungan, namun juga dibayar untuk melaksanakan perintah tersebut,” Kabanov menunjukkan, menambahkan:
“Mereka melaksanakan perintah yang datang dari Ukraina. Ini bukan sekadar teroris yang bermotivasi ideologis. Sama sekali tidak. Ini adalah pembunuh bayaran. Ya, mereka radikal, ya, mereka menganut ideologi radikal, tapi mereka hanyalah pembunuh bayaran".

"Untuk melacak dari mana dana itu berasal dan ke mana dana itu dikirim, tidak sesulit kelihatannya," kata Ketua Komite Nasional Pemberantasan Korupsi itu.

“Kami memiliki mekanisme yang efisien di Rusia, termasuk pemantauan, yang pada prinsipnya dapat melacak pembayaran apa pun, bahkan dalam mata uang kripto. Pemantauan semacam itu digunakan untuk mengungkap bukti-bukti dalam kasus pidana, misalnya. Ada teknik khusus yang digunakan oleh badan intelijen, yang tidak diungkapkan kepada publik, untuk melacak transfer tersebut. Kita harus memahami bahwa tindakan apa pun di Internet meninggalkan jejak, dan tidak hanya di Internet. Ini seperti menyeret kereta luncur melewati salju,” Kirill Kabanov menyimpulkan.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved