Heboh Posting Al-Qur'an sebagai Dalih Menduduki Palestina, Ini Jawaban Israel
Selasa, 26 Maret 2024 - 07:55 WIB
loading...
Kedutaan Besar Israel di Singapura menghapus postingan yang mencatut Al-Quran sebagai dalih pembenaran dalam mendirikan negara pendudukan di atas tanah Palestina. Foto/via Middle East Monitor
A
A
A
SINGAPURA - Kedutaan Besar Israel di Singapura telah mengunggah posting-an yang mencatut Al-Qur'an sebagai dalih pembenaran dalam mendirikan negara pendudukan di atas tanah Palestina.
Pihak berwenang Singapura langsung memerintahkan kedutaan tersebut untuk menghapus posting-an di halaman Facebook-nya.
Posting-an tersebut, yang diterbitkan pada 24 Maret dan dihapus pada hari yang sama, menyatakan: "Israel disebutkan 43 kali dalam Al-Quran. Di sisi lain, Palestina tidak disebutkan satu kali pun.”
Posting-an tersebut selanjutnya mengatakan bahwa bukti arkeologi seperti peta, dokumen, dan koin menunjukkan bahwa orang Yahudi adalah penduduk asli tanah tersebut.
Baca Juga: Mengapa Singapura Minta Kedutaan Israel Hapus Postingan tentang Palestina?
Namun, Menteri Hukum dan Dalam Negeri Singapura K. Shanmugam mencapnya sebagai “upaya luar biasa untuk menulis ulang sejarah".
Pihak berwenang Singapura langsung memerintahkan kedutaan tersebut untuk menghapus posting-an di halaman Facebook-nya.
Posting-an tersebut, yang diterbitkan pada 24 Maret dan dihapus pada hari yang sama, menyatakan: "Israel disebutkan 43 kali dalam Al-Quran. Di sisi lain, Palestina tidak disebutkan satu kali pun.”
Posting-an tersebut selanjutnya mengatakan bahwa bukti arkeologi seperti peta, dokumen, dan koin menunjukkan bahwa orang Yahudi adalah penduduk asli tanah tersebut.
Baca Juga: Mengapa Singapura Minta Kedutaan Israel Hapus Postingan tentang Palestina?
Namun, Menteri Hukum dan Dalam Negeri Singapura K. Shanmugam mencapnya sebagai “upaya luar biasa untuk menulis ulang sejarah".
Lihat Juga :