Kisah Tragis Mantan Tentara Elite Afghanistan di India, dari Bekerja Tukang Cukur dari Hidup Menderita

Sabtu, 16 Maret 2024 - 17:17 WIB
loading...
A A A
Dan dia adalah mantan prajurit pemerintahan yang dipandang Taliban sebagai musuh. Sejak Agustus 2021, meskipun ada amnesti umum yang diumumkan oleh Taliban setelah pengambilalihan kekuasaannya, Misi Bantuan PBB di Afghanistan (UNAMA) melaporkan bahwa setidaknya 200 mantan tentara Afghanistan dan pejabat pemerintah telah dibunuh secara di luar hukum oleh otoritas baru.

Marzai bukan satu-satunya tentara Afghanistan di India yang tidak bisa kembali ke rumah.

Khalil Shamas, mantan letnan berusia 27 tahun yang sekarang bekerja sebagai pelayan di sebuah restoran di New Delhi, tiba di India pada tahun 2020 untuk mengikuti pelatihan di Akademi Militer India (IMA) yang elit di Dehradun, ibu kota perbukitan di negara bagian India utara, Uttarakhand. Pada saat dia dan rekan-rekannya menyelesaikan kursus tersebut, tentara Afghanistan sudah tidak ada lagi di lapangan.

Dia mengatakan ada sekitar 200 tentara Afghanistan yang berlatih di IMA. Beberapa kembali ke Afghanistan. Banyak pula yang bermigrasi ke Iran, Kanada, AS, dan Eropa.

Namun setidaknya 50 dari mereka tetap tinggal di India – tidak bisa mendapatkan visa ke negara Barat, dan terlalu takut untuk kembali ke Afghanistan.

Kembali ke India, kesulitan bagi tentara Afghanistan yang terpaksa tinggal di pengasingan semakin parah setelah kedutaan Afghanistan di New Delhi, satu-satunya sumber kontak dan dukungan mereka, berhenti mendanai masa tinggal mereka setelah pergantian pemerintahan di Kabul. Para tentara tersebut enggan berbagi rincian tentang bagaimana kedutaan mendukung mereka secara finansial.

“Sejak tahun 2021, kami belum menerima bantuan apa pun dari KBRI. Kami dibiarkan sendiri, harus berjuang sendiri,” kata Marzai.

Setelah menghabiskan seluruh tabungannya dan tidak ada bantuan yang datang, Marzai berhasil mengikuti kursus potong rambut selama enam bulan dan mulai bekerja di salon.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Hukum Baru Taliban:...
Hukum Baru Taliban: Diamnya Gadis Perawan Berarti Persetujuan untuk Menikah
Afghanistan: Pakistan...
Afghanistan: Pakistan Bombardir Rumah Sakit Kabul, 400 Orang Tewas!
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
AS Mengganas, Hantam...
AS Mengganas, Hantam Iran Bertubi-tubi Bidik Bunker Senjata
Trump Tuduh Rusia Ikut...
Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!
Rekomendasi
Geely Pamer Performa...
Geely Pamer Performa dan Inovasi di Sirkuit Mandalika, Begini Sensasinya
Ayat-ayat Istimewa Surat...
Ayat-ayat Istimewa Surat Al Baqarah : Mengapa Ayat 255 Disebut Ayat Kursi?
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
Berita Terkini
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Infografis
2.000 Mantan Tentara...
2.000 Mantan Tentara Afghan Tidak Dapat Suaka ke Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved