Cenderung Kembali ke Isolasionisme, China Tingkatkan Belanja Militer

Sabtu, 16 Maret 2024 - 11:56 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: AS Tangkap Tentaranya karena Jual Dokumen Rahasia Militer ke China

Salah satu kejutan terbesar dari pertemuan tahunan NPC tahun ini adalah pembatalan konferensi pers harian kepada media mengenai jalannya pertemuan yang dilakukan oleh Perdana Menteri (PM) China Li Qiang.

Pada 5 Maret 2024, hari pertama pertemuan NPC, ada pengumuman mengejutkan bahwa konferensi pers oleh PM Li dibatalkan selama pertemuan selama pekan tersebut. Pengumuman mengejutkan yang lebih besar lagi, dibuat oleh juru bicara NPC Lou Qinjian, adalah bahwa PM Li tidak akan mengadakan konferensi pers tahunan semacam itu selama sisa masa jabatan Parlemen China yang berakhir pada 2027.

Sudah menjadi praktik rutin sejak 1993 bahwa PM China bertemu dengan media setiap hari di akhir sesi pertemuan tahunan Kongres Rakyat Nasional dan menjawab berbagai pertanyaan dari jurnalis China serta asing dalam konferensi pers yang disiarkan langsung secara global.

Sudah menjadi bagian dari strategi China sepanjang tahun 1990-an dan 2000-an untuk menggunakan kesempatan konferensi pers tahunan ini untuk menjelaskan politik Partai Komunis China (CCP) dan kebijakan pemerintah China dalam upaya menarik investasi asing dan meningkatkan perdagangan.

Lou memberikan alasan bahwa karena menteri-menteri yang berbeda akan mengadakan konferensi pers mengenai diplomasi, perekonomian dan mata pencaharian masyarakat, maka konferensi pers yang dilakukan PM Li mungkin tidak diperlukan lagi. Namun, para analis mengatakan bahwa alasan tersebut tidak masuk akal.

Sesi temu pers PM dulunya merupakan acara puncak pertemuan tahunan Parlemen di China. Sebagai ketua Dewan Negara dan sebagai orang utama yang bertugas menjalankan kebijakan ekonomi, PM dapat berbicara dengan otoritas yang lebih besar dan menawarkan perspektif yang lebih luas dibandingkan masing-masing menteri kabinet.

Era Isolasionisme


"China sempat bergerak menuju era keterbukaan. Sekarang China sedang menuju era isolasi, seperti yang ditunjukkan pembatalan konferensi pers perdana menteri," kata komentator politik Chen Daoyin yang pernah menjadi pengajar di Universitas Ilmu Politik dan Hukum Shanghai.

Ilmuwan politik di Universitas Nasional Australia Wen-Ti Sung mengatakan bahwa pembatalan konferensi pers PM Li adalah upaya Beijing untuk lebih mengontrol narasi tentang negara China.

Alasan sebenarnya mengapa PM Li dikesampingkan dan tidak diperbolehkan berinteraksi dengan media internasional mungkin berbeda dan dapat ditelusuri ke konferensi persnya pada pertemuan tahunan NPC di tahun 2023. Dalam penutupan sidang tahunan Parlemen tahun itu, Li berusaha meyakinkan sektor swasta di China. Hal ini dapat ditafsirkan sebagai tindakan pembangkangan dan kegagalannya untuk menjalankan perintah yang diamanatkan oleh Presiden Xi Jinping.

Para PM di China pada umumnya mengikuti kebijakan CCP yang ditetapkan oleh Sekretaris Jenderal Partai Komunis China. Namun ada pengecualian di masa lalu ketika seorang PM menggunakan platform konferensi pers untuk mengungkapkan pandangan-pandangan yang sedikit berbeda.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Ngamuk! Iran Gempur...
Ngamuk! Iran Gempur Pangkalan Armada Ke-5 AS di Bahrain, Tembak Jatuh Drone MQ-9
Rekomendasi
Disomasi Tessa Kaunang,...
Disomasi Tessa Kaunang, Sandy Tumiwa Bantah Cemarkan Nama Baik
KPK Periksa Bupati Muara...
KPK Periksa Bupati Muara Enim Edison setelah OTT ASN BPK
Kart.inc Kirim Dua Pembalap...
Kart.inc Kirim Dua Pembalap Indonesia ke Kejuaraan Dunia Gokart Elektrik di Italia
Berita Terkini
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved