Cenderung Kembali ke Isolasionisme, China Tingkatkan Belanja Militer

Sabtu, 16 Maret 2024 - 11:56 WIB
loading...
A A A
Salah satu pengecualian penting terjadi pada 2000 ketika pendahulu Li Qiang, Li Keqiang, mengatakan 600 juta warga China berpenghasilan kurang dari USD140 per bulan. Pernyataan ini bertolak belakang dengan narasi bahwa China telah memberantas kemiskinan di pedesaan.

Awal mula langkah membawa China kembali ke masa komunisme fundamentalis Mao Zedong dilakukan pada saat amandemen konstitusi China yang dilakukan di tahun 2018, ketika batasan masa jabatan Presiden dan Wakil Presiden China dihilangkan.

Sebelumnya, Presiden dan Wakil Presiden di China tidak dapat memegang jabatan lebih dari dua masa jabatan lima tahun berturut-turut, namun sekarang tidak ada batasan lagi. Presiden Xi memegang jabatannya untuk masa jabatan ketiga.

Pandangan Li Keqiang


Senada dengan itu, selama amandemen tahun 2018, sistem sosialis di China dikualifikasikan sebagai: "Ciri khas sosialisme dengan karakteristik China adalah kepemimpinan Partai Komunis China."

Amandemen konstitusi China ini meletakkan dasar untuk memperkuat cengkeraman Presiden Xi pada semua aspek masyarakat China. Tidak mengherankan jika pada pertemuan tahunan NPC di tahun 2024, Presiden Xi menekankan pada kepatuhan ketat terhadap konstitusi China.

Konstitusi negara mana pun, seperti yang dikatakan para ahli, tidak boleh seperti dinosaurus yang tidak dapat beradaptasi terhadap perubahan situasi, melainkan sebuah dokumen hidup; berubah seiring kebutuhan masyarakat yang sedang berkembang. Hal itulah yang ingin dilakukan para pemimpin seperti Deng Xiaoping dengan amandemen konstitusi China di tahun 1982, dan itulah yang coba ditegakkan para pemimpin seperti Li Keqiang.

Kini, dengan penekanannya pada supremasi partai dan aparatur negara serta penolakan terhadap reformasi pasar, Presiden Xi berupaya mengembalikan kejayaan tersebut.

Li Keqiang telah dikesampingkan Presiden Xi dan harus pensiun dini. Dia meninggal pada tahun 2023 dalam keadaan tak biasa; saat berenang di kolam renang hotel, kabarnya terkena serangan jantung.

"Partai tidak ingin ada momen berduka cita terhadap mantan pemimpin nomor dua yang populer, liberal, dan memicu kritik yang lebih luas terhadap pemerintahan saat ini, yang dipimpin Xi Jinping," tulis komentar kantor berita BBC pada 27 Oktober 2023 setelah kematian Li Keqiang.

"Bukan hanya karena Li meninggal begitu tiba-tiba, menderita serangan jantung hanya beberapa bulan setelah mengundurkan diri, namun karena apa yang dia wakili: sebuah cara yang berpotensi memerintah China dengan prioritas berbeda dengan prioritas Sekretaris Jenderal Xi. Dia adalah seorang pragmatis cerdas yang tidak terlalu peduli dengan ideologi."

"Saat menjabat sebagai sekretaris partai di provinsi Liaoning, Li dikatakan telah mengatakan kepada duta besar AS pada tahun 2007 bahwa angka PDB lokal tidak dapat diandalkan sebagai cara untuk menilai kesehatan ekonomi," imbuh laporan BBC.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Laporan Media: Israel...
Laporan Media: Israel Bangun Jaringan Militer Rahasia di Azerbaijan, Dekat Perbatasan Iran
Iran Gempur 22 Pangkalan...
Iran Gempur 22 Pangkalan AS di Timur Tengah termasuk Hanggar Jet Tempur F-35
Rekomendasi
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Berita Terkini
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved