alexametrics

Kata Khamenei, Pembantaian di Parade Militer Iran Ulah Sekutu AS

loading...
Kata Khamenei, Pembantaian di Parade Militer Iran Ulah Sekutu AS
Para korban pembantaian di sebuah parade militer Iran di Ahvaz tergeletak di jalan. Pembantaian dilakukan oleh empat pria bersenjata pada Sabtu (22/9/2018). Foto/Russia Today
A+ A-
TEHERAN - Pemimpin Agung Iran Ayatollah Ali Khamenei pada hari Sabtu (22/9/2018) mengatakan serangan terhadap parade militer di Ahvaz, Iran barat daya, terkait dengan negara-negara regional sekutu Amerika Serikat (AS). Sebanyak 29 orang, termasuk 12 anggota Garda Revolusi Iran, tewas dibantai oleh empat pria bersenjata.

Laporan lain, seperti dilansir Reuters, menyebut korban tewas dalam pembantaian ini sebanyak 25 orang.



Khamenei memerintahkan pasukan keamanan untuk menyeret para pelaku pembantaian ke pengadilan.

"Kejahatan ini merupakan kelanjutan dari plot negara-negara regional yang merupakan boneka Amerika Serikat, dan tujuan mereka adalah menciptakan ketidakamanan di negara kita tercinta," kata Khamenei dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan di situsnya, seperti dikutip Reuters.

Dia tidak menyebut negara regional yang terlibat. Namun, sekutu AS di kawasan Timur Tengah yang sedang bermusuhan dengan Iran adalah Israel dan juga negara-negara Teluk Arab, terutama Arab Saudi.

Serangan mengerikan ini terjadi di Kota Ahvaz ketika Iran menandai peringatan dimulainya perang Iran-Irak tahun 1980-1988 yang kala itu Baghdad dipimpin Saddam Hussein.

Presiden Iran Hassan Rouhani bersumpah Teheran akan memberikan respons yang menghancurkan.

"Tanggapan Republik Islam Iran terhadap ancaman terkecil akan menghancurkan," kata Rouhani di situs resminya. "Mereka yang memberi dukungan intelijen dan propaganda kepada teroris ini harus menjawabnya," katanya lagi.

Mengutip kantor berita negara Iran, IRNA, mereka yang tewas termasuk wanita dan anak-anak yang datang untuk menyaksikan pawai militer. Lebih dari 50 orang lainnya terluka.

Juru bicara militer Iran, Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi, mengatakan tiga dari penyerang tewas di tempat kejadian. Sedangkan penyerang keempat sempat ditangkap, namun tak lama kemudian tewas karena mengalami luka-luka.

"Kami tiba-tiba menyadari bahwa beberapa orang bersenjata yang mengenakan pakaian militer palsu mulai menyerang kawan-kawan dari belakang (panggung) dan kemudian menembaki wanita dan anak-anak," kata seorang tentara yang tidak disebutkan namanya kepada media pemerintah.

"Mereka hanya menembak tanpa tujuan dan tidak memiliki target tertentu," ujarnya.

Tembakan diumbar ke kerumunan tentara yang berbaris, pengunjung dan pejabat pemerintah yang menonton dari sebuah anak tangga terdekat.

Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif menuduh rezim asing terlibat dalam pembantaian di parade militer, namun dia tidak merinci pihak asing tersebut.
halaman ke-1 dari 2
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak