4 Capres Pemilu Rusia, Nomor 1 Dijamin Menang
Kamis, 14 Maret 2024 - 20:20 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: 5 Fakta Senjata Nuklir Rusia, dari Siapa yang Mengendalikan hingga Target Utama Serangan
![4 Capres Pemilu Rusia, Nomor 1 Dijamin Menang]()
Foto/Ist
Seorang anggota majelis rendah parlemen Rusia, Duma Negara, yang berusia 75 tahun, Kharitonov adalah kandidat resmi Partai Komunis, yang kandidatnya menempati posisi kedua setelah Putin pada setiap pemilu sejak tahun 2000. Kharitonov, seorang warga Siberia, mencalonkan diri sebelumnya pada tahun 2004 dan memenangkan 13,8% suara dibandingkan Putin 71,91%.
Sebuah lembaga jajak pendapat di negara bagian tersebut mengatakan pada bulan Februari bahwa penelitiannya menunjukkan bahwa sekitar 4% warga Rusia siap memilihnya. Kantor berita negara TASS mengutip pernyataannya yang mengatakan dia tidak akan mencari-cari kesalahan pemimpin Kremlin.
“Dia (Putin) bertanggung jawab atas siklus pekerjaannya sendiri, mengapa saya harus mengkritiknya?” itu mengutip perkataannya. Kharitonov mendukung apa yang Putin sebut sebagai operasi militer khusus Rusia di Ukraina, namun di masa lalu ia menentang beberapa kebijakan dalam negeri partai Rusia Bersatu yang pro-Putin. Dia mendapat dukungan dari Gennady Zyuganov, pemimpin veteran Partai Komunis berusia 79 tahun.
![4 Capres Pemilu Rusia, Nomor 1 Dijamin Menang]()
Foto/Reuters
Seorang anggota senior Duma Negara, Slutsky, 56, adalah pemimpin Partai Demokrat Liberal Rusia (LDPR) yang ultra-nasionalis. Ia mengambil alih jabatan sebagai pemimpin tetap partai tersebut setelah pemimpin veteran LDPR, Vladimir Zhirinovsky, meninggal pada tahun 2022.
Slutsky, yang sering tampil di TV pemerintah tempat ia menyuarakan pandangan anti-Barat, berusaha memanfaatkan popularitas mendiang pendahulunya di kalangan masyarakat Rusia dengan berkampanye di Partai Demokrat. slogan "Zhirinovsky terus hidup." Sebuah lembaga jajak pendapat di negara bagian tersebut mengatakan pada bulan Februari bahwa penelitiannya menunjukkan bahwa sekitar 4% warga Rusia siap memilihnya.
2. Nikolai Kharitonov

Foto/Ist
Seorang anggota majelis rendah parlemen Rusia, Duma Negara, yang berusia 75 tahun, Kharitonov adalah kandidat resmi Partai Komunis, yang kandidatnya menempati posisi kedua setelah Putin pada setiap pemilu sejak tahun 2000. Kharitonov, seorang warga Siberia, mencalonkan diri sebelumnya pada tahun 2004 dan memenangkan 13,8% suara dibandingkan Putin 71,91%.
Sebuah lembaga jajak pendapat di negara bagian tersebut mengatakan pada bulan Februari bahwa penelitiannya menunjukkan bahwa sekitar 4% warga Rusia siap memilihnya. Kantor berita negara TASS mengutip pernyataannya yang mengatakan dia tidak akan mencari-cari kesalahan pemimpin Kremlin.
“Dia (Putin) bertanggung jawab atas siklus pekerjaannya sendiri, mengapa saya harus mengkritiknya?” itu mengutip perkataannya. Kharitonov mendukung apa yang Putin sebut sebagai operasi militer khusus Rusia di Ukraina, namun di masa lalu ia menentang beberapa kebijakan dalam negeri partai Rusia Bersatu yang pro-Putin. Dia mendapat dukungan dari Gennady Zyuganov, pemimpin veteran Partai Komunis berusia 79 tahun.
3. Leonid Slutsky

Foto/Reuters
Seorang anggota senior Duma Negara, Slutsky, 56, adalah pemimpin Partai Demokrat Liberal Rusia (LDPR) yang ultra-nasionalis. Ia mengambil alih jabatan sebagai pemimpin tetap partai tersebut setelah pemimpin veteran LDPR, Vladimir Zhirinovsky, meninggal pada tahun 2022.
Slutsky, yang sering tampil di TV pemerintah tempat ia menyuarakan pandangan anti-Barat, berusaha memanfaatkan popularitas mendiang pendahulunya di kalangan masyarakat Rusia dengan berkampanye di Partai Demokrat. slogan "Zhirinovsky terus hidup." Sebuah lembaga jajak pendapat di negara bagian tersebut mengatakan pada bulan Februari bahwa penelitiannya menunjukkan bahwa sekitar 4% warga Rusia siap memilihnya.
Lihat Juga :