Kata Putin, Barat Goda Rusia untuk Perang Nuklir Besar-besaran!
Jum'at, 01 Maret 2024 - 07:05 WIB
loading...
A
A
A
Pernyataannya muncul setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron memikirkan gagasan kemungkinan penempatan pasukan militer Barat ke Ukraina ketika berbicara dengan wartawan pada hari Senin, dengan mengatakan: “Dalam hal dinamika, kami tidak dapat mengecualikan apa pun.”
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg segera menekankan bahwa tidak ada rencana untuk menempatkan pasukan tempur NATO di lapangan di Ukraina.
Kanselir Jerman Olaf Scholz, pada gilirannya, menyatakan bahwa tidak akan ada pasukan darat. "Tidak ada tentara di tanah Ukraina, yang dikirim ke sana oleh negara-negara Eropa atau NATO di masa depan," katanya.
Para pemimpin Polandia, Republik Ceko, Swedia dan Finlandia juga memberikan jaminan serupa bahwa mereka tidak akan mengirim tentara ke Ukraina.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov memperingatkan bahaya dari gagasan Macron."Perkembangan seperti itu berarti bahwa kita harus berbicara bukan tentang kemungkinannya, melainkan tentang keniscayaan konfrontasi militer habis-habisan antara NATO dan Rusia," katanya.
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg segera menekankan bahwa tidak ada rencana untuk menempatkan pasukan tempur NATO di lapangan di Ukraina.
Kanselir Jerman Olaf Scholz, pada gilirannya, menyatakan bahwa tidak akan ada pasukan darat. "Tidak ada tentara di tanah Ukraina, yang dikirim ke sana oleh negara-negara Eropa atau NATO di masa depan," katanya.
Para pemimpin Polandia, Republik Ceko, Swedia dan Finlandia juga memberikan jaminan serupa bahwa mereka tidak akan mengirim tentara ke Ukraina.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov memperingatkan bahaya dari gagasan Macron."Perkembangan seperti itu berarti bahwa kita harus berbicara bukan tentang kemungkinannya, melainkan tentang keniscayaan konfrontasi militer habis-habisan antara NATO dan Rusia," katanya.
(mas)
Lihat Juga :