Siapa Tamas Sulyok? Kepala Negara Hongaria yang Awalnya Adalah Ketua Mahkamah Konstitusi

Selasa, 27 Februari 2024 - 18:18 WIB
loading...
Siapa Tamas Sulyok?...
Tamas Sulyok dipilih menjadi presiden baru Hongaria. Foto/Reuters
A A A
BUDAPEST - Parlemen Hongaria telah memilih Tamas Sulyok, seorang politikus sebagai presiden setelah pendahulunya mengundurkan diri. Dia akan menggantikan Katalin Novak, presiden Hongaria yang mundur karena skandal pemberian pengampunan bagi terpidana kasus seks.

Pekan lalu, partai berkuasa Fidesz mencalonkan ketua Mahkamah Konstitusi Tamas Sulyok, 67 tahun, untuk menggantikan Novak, presiden perempuan pertama Hongaria. Pada hari Senin, parlemen, di mana koalisi Fidesz yang berkuasa dengan Partai Rakyat Demokratik Kristen memegang dua pertiga mayoritas, menyetujui pengangkatannya, setelah itu ia dilantik.

Dia akan menjadi presiden pada 5 Maret.

Pihak oposisi mengkritik pencalonan Sulyok yang tidak berpengalaman secara politik. Sekitar 3.000 orang menghadiri protes hari Minggu yang dilakukan oleh empat partai oposisi, menyerukan pemilihan presiden langsung. Jabatan ini sebagian besar bersifat seremonial.

Siapa Tamas Sulyok? Kepala Negara Hongaria yang Awalnya Adalah Ketua Mahkamah Konstitusi

Tidak banyak diketahui masyarakat luas, Sulyok menjadi hakim Mahkamah Konstitusi pada tahun 2014 dan, dua tahun kemudian, menjadi ketua pengadilan.

Tibor Sulyok, ketua Mahkamah Konstitusi ditunjuk sebagai kepala negara, lahir pada tanggal 24 Maret 1956 di Kiskunfélegyháza. Pada tahun 1980, ia lulus dari Fakultas Ilmu Publik dan Hukum Universitas József Attila Szeged.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Bumi Eropa Membara,...
Bumi Eropa Membara, Dunia Memilih Bisu: Pelajaran dari Gelombang Panas yang Tak Lagi Anomali
Gempa M6,0 Guncang Pantai...
Gempa M6,0 Guncang Pantai Barat Meksiko
Menakjubkan! Detik-Detik...
Menakjubkan! Detik-Detik Danau Kawah Gunung Filipina Meletus Dahsyat, Picu Tsunami
Rekomendasi
Pekebun Sawit di Bengkulu...
Pekebun Sawit di Bengkulu Selatan Dilatih Budidaya dan Pemetaan Modern
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Kartu Merah Kontroversial...
Kartu Merah Kontroversial Warnai Langkah Amerika Serikat ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved