Serangan Udara Saudi Cs Hantam Bus Sekolah, AS Serukan Penyelidikan

Jum'at, 10 Agustus 2018 - 08:36 WIB
Serangan Udara Saudi...
Serangan Udara Saudi Cs Hantam Bus Sekolah, AS Serukan Penyelidikan
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) menyerukan dilakukannya penyelidikan menyeluruh menyusul serangan udara koalisi pimpinan Arab Saudi menghantam sebuah bus sekolah. Serangan yang terjadi di Yaman utara itu menewaskan 29 anak-anak.

Baca: Serangan Udara Saudi Cs Hantam Bus Sekolah Yaman, 29 Anak Tewas

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Heather Nauert, mengatakan AS prihatin oleh laporan serangan yang mengakibatkan kematian warga sipil.

"Kami menyerukan koalisi pimpinan Saudi untuk melakukan penyelidikan menyeluruh dan transparan atas insiden itu," katanya seperti dikutip dari AFP, Jumat (10/8/2018).

Nauert menambahkan AS sangat serius menanggapi laporan kredibel tentang korban sipil.

"Kami menyerukan kepada para pihak untuk mengambil langkah-langkah yang tepat untuk melindungi warga sipil," katanya.

Sebuah rumah sakit di provinsi Saada yang didukung oleh Komite Internasional Palang Merah menerima mayat 29 anak di bawah usia 15 dan 48 terluka, termasuk 30 anak-anak, organisasi itu mengumumkan di Twitter.

Seorang juru bicara Palang Merah di Sanaa mengatakan kepada AFP bahwa korban belum final karena korban dari serangan itu dibawa ke beberapa rumah sakit.

Koalisi Saudi mengakui melakukan aksi militer yang sah. Tetapi juru bicara Turki al-Maliki mengatakan kepada AFP bahwa laporan anak-anak berada di dalam bus itu menyesatkan, menambahkan bahwa bus itu membawa kombatan Houthi.

Saada adalah kubu pemberontak Houthi, yang koalisi pimpinan Saudi perangi untuk mendukung pasukan Presiden Abedrabbo Mansour Hadi.

Perang di Yaman telah menewaskan lebih dari 10.000 orang sejak 2015, memicu apa yang dikatakan PBB sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia.

AS telah memberikan dukungan kepada sekutu Saudi dalam bentuk senjata, intelijen dan pengisian bahan bakar udara.
(ian)
Berita Terkait
Awal Mula Arab Saudi...
Awal Mula Arab Saudi Menjadi Sekutu Amerika Serikat
Presiden Yaman Hadi...
Presiden Yaman Hadi Diterbangkan ke AS untuk Perawatan Medis
Houthi Klaim Tembak...
Houthi Klaim Tembak Jatuh Drone AS Dekat Perbatasan Saudi
Tak Peduli Keputusan...
Tak Peduli Keputusan AS, Saudi: Kami Tetap Anggap Houthi sebagai Teroris
Inilah Alasan Mengapa...
Inilah Alasan Mengapa Banyak Pangeran Arab Kuliah di Amerika Serikat
AS Tegaskan akan Bantu...
AS Tegaskan akan Bantu Saudi Lindungi Diri dari Serangan Luar
Berita Terkini
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
3 jam yang lalu
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
4 jam yang lalu
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
6 jam yang lalu
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
6 jam yang lalu
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
8 jam yang lalu
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
8 jam yang lalu
Infografis
Houthi Klaim Mampu Gagalkan...
Houthi Klaim Mampu Gagalkan Serangan Udara AS dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved