4 Alasan Para Dokter di Korea Selatan Mogok Massal yang Memicu Krisis Nasional

Senin, 26 Februari 2024 - 21:21 WIB
loading...
4 Alasan Para Dokter...
Para dokter yang mogok massal di Korea Selatan memicu krisis nasional. Foto/Reuters
A A A
SEOUL - Ryu Ok Hada selalu ingin membantu orang, tetapi sekarang dokter peserta pelatihan asal Korea Selatan itu telah meninggalkan pekerjaannya dan berdiri di luar rumah sakit tempat dia bekerja, sambil memegang gaun medis di tangannya.

Park Dan, yang baru-baru ini mewujudkan impian masa kecilnya menjadi dokter darurat, juga merupakan salah satu dari lebih dari 7.800 pekerja magang dan warga yang mengundurkan diri karena konfrontasi dengan pemerintah, yang mengancam akan menangkap mereka.

Ryu dan Park mengatakan para dokter junior, yang merupakan roda penggerak penting dalam sistem medis Korea Selatan, bekerja terlalu keras, dibayar rendah, dan tidak didengarkan.

Rumah sakit telah menolak pasien dan membatalkan operasi setelah sekitar dua pertiga dokter muda di negara tersebut mengundurkan diri pada bulan ini sebagai bentuk protes.

4 Alasan Para Dokter di Korea Selatan Menggelar Mogok Massal yang Memicu Krisis Nasional

1. Dokter Magang Dibayar Murah

4 Alasan Para Dokter di Korea Selatan Mogok Massal yang Memicu Krisis Nasional

Foto/Reuters

Para dokter muda mengatakan gaji dan kondisi kerja mereka harus menjadi prioritas, dibandingkan rencana pemerintah untuk menambah jumlah dokter. Pihak berwenang mengatakan diperlukan lebih banyak staf untuk meningkatkan layanan kesehatan di daerah terpencil dan memenuhi permintaan yang terus meningkat di salah satu masyarakat dengan penuaan tercepat di dunia.

“Sistem medis di Korea Selatan saat ini, yang sangat bagus, dijalankan dengan membuat para dokter magang yang murah terus bekerja keras,” kata Ryu, 25 tahun, kepada Reuters.

Para dokter senior dan praktisi swasta belum melakukan aksi mogok namun telah mengadakan demonstrasi mendesak pemerintah untuk membatalkan rencana tersebut, dengan 400 orang berkumpul di Seoul pada hari Minggu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Siapa Adam Hamawy? Dokter...
Siapa Adam Hamawy? Dokter Bedah AS yang Pernah Bertugas di Gaza dan Terpiih sebagai Anggota Kongres
Ini 4 Keunggulan Senjata...
Ini 4 Keunggulan Senjata Laser Cheongwang Buatan Korea Selatan
Pabrik Senjata dan Dirgantara...
Pabrik Senjata dan Dirgantara Meledak di Korsel Tewaskan 5 Orang, Apakah Ada Sabotase?
Ribuan Dokter Muda Terancam...
Ribuan Dokter Muda Terancam Gagal Praktik, Pakar UGM Minta Pemerintah Bertindak
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Iran Sebut AS Akan Ganti...
Iran Sebut AS Akan Ganti Kerugian Perang: Ini Poin Penting
Rekomendasi
Setelah Setahun Vakum,...
Setelah Setahun Vakum, D.O EXO Siap Comeback Solo Agustus 2026
Jeda Hidrasi Piala Dunia...
Jeda Hidrasi Piala Dunia 2026: Demi Pemain atau Senjata Rahasia Pelatih?
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Berita Terkini
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Infografis
Kapal Selam Nuklir AS...
Kapal Selam Nuklir AS Muncul di Korea Selatan, Korea Utara Marah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved