4 Kekalahan Terburuk AS dalam Perang, 2 di Antaranya di Asia Tenggara

Kamis, 22 Februari 2024 - 14:56 WIB
loading...
A A A
Mengutip War History Online, Jepang memiliki ambisi untuk menciptakan wilayah kekuasaan yang besar di Asia. Dalam hal ini, Filipina yang waktu itu berada dalam penguasaan AS menjadi sasaran karena lokasinya strategis.

Pada 8 Desember 1941, Jepang melalui Formosa (Taiwan) mulai melancarkan aksinya. Tentara AS yang kalah pengalaman dipukul mundur. Sekitar sebulan berikutnya, Jepang sudah menguasai sebagian besar Luzon, Filipina bagian utara.

Tercatat, selama konflik 1941-1942, lebih dari 20.000 orang Amerika dan sekutunya menjadi korban. Sempat menarik diri setelah kekalahan, Jenderal MacArthur memenuhi janjinya untuk kembali dan berhasil memulihkan kehormatan AS pada 1944.

4. Invasi Bay of Pigs


The Bay of Pigs Invasion terjadi pada 1961. Peristiwa ini merupakan aksi serangan gagal CIA di era pemerintahan Kennedy untuk menggulingkan Fidel Castro di Kuba.

Sayangnya, invasi yang telah direncanakan menjadi bencana. Seluruh gerakan dan strategis AS terbaca oleh Castro.

Mengutip History, pasukan Castro akhirnya menangkap para penyusup. Sekitar 114 di antaranya terbunuh dan lebih dari 1.000 lainnya ditawan.

Itulah beberapa momen kekalahan terburuk Amerika Serikat dalam perang yang bisa diketahui.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
Polda Metro Singgung...
Polda Metro Singgung Ada Mantan Pejabat Berupaya Hambat Kasus Roy Suryo
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo Energy dan BP per 22 Juni 2026
Semringah di Pembukaan,...
Semringah di Pembukaan, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,25% ke 6.099
Berita Terkini
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved