4 Kekalahan Terburuk AS dalam Perang, 2 di Antaranya di Asia Tenggara

Kamis, 22 Februari 2024 - 14:56 WIB
loading...
4 Kekalahan Terburuk...
Amerika Serikat sudah 4 kali menderita kekalahan terburuk dalam perang. Dua di antara di Asia Tenggara, yakni Perang Vietnam dan Perang Korea. Foto/REUTERS
A A A
JAKARTA - Sedikitnya ada empat kekalahan terburuk Amerika Serikat (AS) dalam perang. Beberapa di antaranya berlangsung di Asia Tenggara.

Amerika Serikat dikenal sebagai negara adidaya yang berpengaruh dan disegani. Pada sektor militer, mereka bahkan sudah biasa dikenal sebagai negara terkuat di dunia.

Amerika Serikat telah banyak terlibat dalam peperangan. Tak selalu menang, ternyata mereka juga pernah mengalami kekalahan.

Menariknya, ada beberapa kekalahan perang yang dianggap aib atau momen buruk dalam sejarah AS. Berikut ini di antaranya yang bisa disimak.

Baca Juga: Anggota Kongres AS Sebut Amerika Harus Bunuh Seluruh Anak Gaza

Kekalahan Terburuk Amerika Serikat dalam Perang


1. Perang Vietnam


Perang Vietnam menjadi riwayat kelam bagi Amerika Serikat. Waktu itu, mereka harus kehilangan puluhan ribu tentaranya.

Mengutip laman History, konflik bermula ketika AS melakukan intervensi militer di Vietnam. Dalam hal ini, mereka mendukung Vietnam Selatan yang non-komunis.

Tercatat, setidaknya 58.220 prajurit tewas dalam Perang Vietnam. Itu menjadi momen terburuk yang dialami Amerika antara tahun 1967 hingga 1969.

Waktu itu, lebih dari 40.000 tentara AS terbunuh. Akibatnya, mereka terpaksa menarik diri dari Asia Tenggara dan menyerahkan kendali Vietnam kepada rezim komunis.

2. Perang Korea


Berikutnya ada Perang Korea (1950-1953). Peristiwa berdarah ini juga sering dianggap sebagai salah satu kekalahan besar bagi Amerika Serikat.

Perang Korea mempertemukan kekuatan komunis Korea Utara yang dibantu Uni Soviet dan China melawan Korea Selatan yang didukung pasukan PBB pimpinan Amerika Serikat. Perang ini tercatat menjadi salah satu yang paling mematikan dalam sejarah.

Meski berada sebagai pihak pendukung Korea Selatan, AS harus kehilangan banyak tentara. Mayoritas dari mereka tewas akibat pertempuran.

Secara keseluruhan, Perang Korea menyebabkan 5 juta orang (tentara dan warga sipil) menjadi korban jiwa. Mengutip data Statista, ada sekitar 36.000 di antaranya yang ternyata adalah tentara AS.

3. Pertempuran Filipina 1941-1942


Biasa dikenal juga sebagai Philippines Campaign, momen ini terjadi ketika Jepang melakukan invasi terhadap wilayah Amerika Serikat di Filipina. Penaklukan Jepang ini menjadi salah satu bencana militer terburuk dalam sejarah AS.

Mengutip War History Online, Jepang memiliki ambisi untuk menciptakan wilayah kekuasaan yang besar di Asia. Dalam hal ini, Filipina yang waktu itu berada dalam penguasaan AS menjadi sasaran karena lokasinya strategis.

Pada 8 Desember 1941, Jepang melalui Formosa (Taiwan) mulai melancarkan aksinya. Tentara AS yang kalah pengalaman dipukul mundur. Sekitar sebulan berikutnya, Jepang sudah menguasai sebagian besar Luzon, Filipina bagian utara.

Tercatat, selama konflik 1941-1942, lebih dari 20.000 orang Amerika dan sekutunya menjadi korban. Sempat menarik diri setelah kekalahan, Jenderal MacArthur memenuhi janjinya untuk kembali dan berhasil memulihkan kehormatan AS pada 1944.

4. Invasi Bay of Pigs


The Bay of Pigs Invasion terjadi pada 1961. Peristiwa ini merupakan aksi serangan gagal CIA di era pemerintahan Kennedy untuk menggulingkan Fidel Castro di Kuba.

Sayangnya, invasi yang telah direncanakan menjadi bencana. Seluruh gerakan dan strategis AS terbaca oleh Castro.

Mengutip History, pasukan Castro akhirnya menangkap para penyusup. Sekitar 114 di antaranya terbunuh dan lebih dari 1.000 lainnya ditawan.

Itulah beberapa momen kekalahan terburuk Amerika Serikat dalam perang yang bisa diketahui.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel
Rekomendasi
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved