Myanmar Hukum Mati 3 Jenderal Gara-gara Menyerah kepada Pemberontak

Selasa, 20 Februari 2024 - 13:41 WIB
loading...
Myanmar Hukum Mati 3...
Junta Myanmar menghukum mati tiga jenderal setelah mereka menyerah kepada kelompok pemberontak etnis minoritas dalam pertempuran. Foto/REUTERS
A A A
YANGON - Junta Myanmar telah menjatuhkan hukuman mati kepada tiga brigadir jenderal. Alasannya, ketiganya bersama ratusan tentara telah menyerah kepada kelompok pemberontak dalam pertempuran bulan lalu.

Mereka dinyatakan bersalah setelah sebuah kota strategis di perbatasan Myanmar-China jatuh ke kelompok pemberontak etnis minoritas.

“Tiga brigadir jenderal termasuk komandan kota Laukkai dijatuhi hukuman mati,” kata seorang sumber militer kepada AFP yang tidak ingin disebutkan namanya, pada hari Senin (19/2/2024).

Sumber militer lainnya membenarkan vonis mati kepada ketiga jenderal tersebut.

Baca Juga: Kabur dari Perang, 103 Pasukan Myanmar Lari ke Bangladesh

Ratusan para tentara menyerah di Laukkai di negara bagian Shan utara kepada kelompok pemberontak Aliansi Tiga Persaudaraan pada bulan Januari setelah pertempuran berbulan-bulan.

Penyerahan tersebut, yang merupakan salah satu kerugian terbesar bagi militer dalam beberapa dekade, memicu kritik publik yang jarang terjadi terhadap junta oleh para pendukungnya ketika junta berjuang untuk menghancurkan oposisi terhadap kudeta tahun 2021.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer China Mempromosikan...
Militer China Mempromosikan 2 Jenderal Baru setelah Banyak yang Dipecat karena Korupsi
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
MUI Desak Koruptor Dihukum...
MUI Desak Koruptor Dihukum Mati: Beri Efek Jera, Menyengsarakan Rakyat
Bus Jatuh ke Jurang...
Bus Jatuh ke Jurang Tewaskan Setidaknya 40 Orang di Pakistan
19 Orang Tewas dalam...
19 Orang Tewas dalam Kerusuhan Penjara di Sri Lanka, Diduga Dipicu Perebutan Kendali Narkoba
Rekomendasi
Gugatan Praperadilan...
Gugatan Praperadilan Roy Suryo soal Penggeledahan Diputus Hari Ini
Nasib Gugatan Praperadilan...
Nasib Gugatan Praperadilan Roy Suryo terkait Penggeledahan Diputuskan Hari Ini, Berikut 11 Tuntutannya
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Berhasil Dipadamkan 45 Persen di Hari ke-7 Penanganan
Berita Terkini
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
4 Dalih Israel Mendesak...
4 Dalih Israel Mendesak AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki, Bisa Jadi Ancaman Zionis
Iran Merudal Kapal Tanker...
Iran Merudal Kapal Tanker Minyak di Selat Hormuz, Situasi Memanas Lagi
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Wakil Menteri Sembunyikan...
Wakil Menteri Sembunyikan Uang Korupsi Senilai Rp361 Miliar di Dalam Galon Air Minum
Israel Terusik, Netanyahu...
Israel Terusik, Netanyahu Desak AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Infografis
3 Pangdam Jebolan Akmil...
3 Pangdam Jebolan Akmil 1992 Teman Satu Angkatan KSAD Jenderal TNI Maruli
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved