Siapa Junta Myanmar? Ini Profil Min Aung Hlaing
Kamis, 15 Februari 2024 - 16:30 WIB
loading...
A
A
A
Dirinya juga tercatat diterima di Akademi Layanan Pertahanan pada tahun 1974 sebagai bagian dari Penerimaan ke-19, dan ia lulus pada tahun 1977.
Setelah lulus, Min Aung Hlaing memilih melanjutkan karirnya di militer. Hingga pada tahun 2002 silam dia dipromosikan menjadi komandan Komando Regional Segitiga di Negara Bagian Shan Timur dan merupakan tokoh sentral dalam negosiasi dengan dua kelompok pemberontak, Tentara Negara Bagian Wa Bersatu (UWSA) dan Tentara Aliansi Demokratik Nasional (NDAA).
Min Aung Hlaing menjadi terkenal pada tahun 2009 setelah memimpin serangan terhadap pemberontak Tentara Aliansi Demokratik Kebangsaan Myanmar di Kokang.
Pada Juni 2010, Min Aung Hlaing menggantikan Jenderal Shwe Mann sebagai Kepala Staf Gabungan Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara.
Karena prestasi dan kedekatannya dengan para politisi Myanmar, posisi Min Aung Hlaing kian melesat di militer.
Bahkan pada tahun 2014, ketika dirinya mendekati usia 60 tahun, yang merupakan usia wajib pensiun bagi perwira militer, Dewan Departemen Pertahanan Angkatan Bersenjata mengeluarkan arahan yang memungkinkan Min Aung Hlaing memperpanjang usia pensiun wajibnya menjadi 65 tahun.
Sebagai panglima militer, Min Aung Hlaing adalah salah satu tokoh paling berkuasa di Myanmar. Hingga diketahui jika dirinya mulai tertarik untuk masuk ke kursi pemerintahan.
Setelah lulus, Min Aung Hlaing memilih melanjutkan karirnya di militer. Hingga pada tahun 2002 silam dia dipromosikan menjadi komandan Komando Regional Segitiga di Negara Bagian Shan Timur dan merupakan tokoh sentral dalam negosiasi dengan dua kelompok pemberontak, Tentara Negara Bagian Wa Bersatu (UWSA) dan Tentara Aliansi Demokratik Nasional (NDAA).
Min Aung Hlaing menjadi terkenal pada tahun 2009 setelah memimpin serangan terhadap pemberontak Tentara Aliansi Demokratik Kebangsaan Myanmar di Kokang.
Pada Juni 2010, Min Aung Hlaing menggantikan Jenderal Shwe Mann sebagai Kepala Staf Gabungan Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara.
Karena prestasi dan kedekatannya dengan para politisi Myanmar, posisi Min Aung Hlaing kian melesat di militer.
Bahkan pada tahun 2014, ketika dirinya mendekati usia 60 tahun, yang merupakan usia wajib pensiun bagi perwira militer, Dewan Departemen Pertahanan Angkatan Bersenjata mengeluarkan arahan yang memungkinkan Min Aung Hlaing memperpanjang usia pensiun wajibnya menjadi 65 tahun.
Sebagai panglima militer, Min Aung Hlaing adalah salah satu tokoh paling berkuasa di Myanmar. Hingga diketahui jika dirinya mulai tertarik untuk masuk ke kursi pemerintahan.
Lihat Juga :