Perkuat Armada Laut, Korsel Bangun Kapal Induk
Kamis, 13 Agustus 2020 - 11:07 WIB
loading...
A
A
A
“Antara biaya dan keuntungan harus seimbang. Apakah investasi ini layak?” ujar Chun in-bum, mantan jenderal bintang tiga Korsel. “Aspek lainnya yang perlu dipertimbangkan ialah kapabilitas dan prioritas. Sebab, saat ini, tentara Korsel jauh lebih membutuhkan logistik, pelatihan, dan radio yang lebih baik,” tambahnya. (Baca juga: Kemendikbud Luncurkan Gerakan 1 Juta Masker)
Korsel juga berencana memboyong pesawat jet baru F-35B buatan Amerika Serikat (AS). Pesawat itu dinilai cocok melengkapi daya serang kapal induk Korsel karena dapat lepas landas lebih cepat dan mendarat secara vertikal. Sejauh ini, tidak ada pesawat yang memiliki kemampuan lepas landas secepat F-35B.
![Perkuat Armada Laut, Korsel Bangun Kapal Induk]()
AS dan Jepang juga mengoperasikan pesawat serupa untuk membantu misi-misi militer di Samudera Pasifik. Korsel, AS, dan Jepang memiliki hubungan militer yang kurang baik dengan Korea Utara (Korut) sejak Perang Korea pada 1950-1953. Sampai sekarang, Korsel dan Korut juga hanya melakukan gencatan senjata.
Pada akhir 2018, Jepang mengumumkan akan meningkatkan kapasitas kapal JS Izumo agar dapat mengangkut F-35B. Ini akan menjadi sejarah baru. Sebab, sejak Perang Dunia II, Jepang tidak pernah menggunakan pesawat tempur di kawasan perairan. Langkah serupa juga diambil AS dengan merombak kapal kecil.
Korsel juga berencana memboyong pesawat jet baru F-35B buatan Amerika Serikat (AS). Pesawat itu dinilai cocok melengkapi daya serang kapal induk Korsel karena dapat lepas landas lebih cepat dan mendarat secara vertikal. Sejauh ini, tidak ada pesawat yang memiliki kemampuan lepas landas secepat F-35B.

AS dan Jepang juga mengoperasikan pesawat serupa untuk membantu misi-misi militer di Samudera Pasifik. Korsel, AS, dan Jepang memiliki hubungan militer yang kurang baik dengan Korea Utara (Korut) sejak Perang Korea pada 1950-1953. Sampai sekarang, Korsel dan Korut juga hanya melakukan gencatan senjata.
Pada akhir 2018, Jepang mengumumkan akan meningkatkan kapasitas kapal JS Izumo agar dapat mengangkut F-35B. Ini akan menjadi sejarah baru. Sebab, sejak Perang Dunia II, Jepang tidak pernah menggunakan pesawat tempur di kawasan perairan. Langkah serupa juga diambil AS dengan merombak kapal kecil.
Lihat Juga :