AS Peringatkan Rusia Tidak Tawarkan Hadiah untuk Tentaranya

Kamis, 13 Agustus 2020 - 06:51 WIB
loading...
AS Peringatkan Rusia...
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov. Foto/Bloomberg
A A A
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo, mengatakan telah memperingatkan koleganya dari Rusia Sergei Lavrov bahwa akan ada "harga yang sangat mahal" jika Moskow menawarkan hadiah untuk membunuh tentara AS atau pasukan Barat lainnya di Afghanistan .

The New York Times pada bulan Juni melaporkan bahwa unit intelijen militer Rusia secara diam-diam menawarkan hadiah kepada militan yang terkait dengan Taliban karena membunuh pasukan koalisi di Afghanistan - termasuk pasukan Amerika. Laporan itu mengutip pejabat intelijen AS. (Baca: NYT: Intel AS Sebut Rusia Perintahkan Pembunuhan Tentara Amerika di Afghanistan )

Presiden Donald Trump mengatakan dia tidak diberi tahu tentang informasi itu karena banyak pejabat intelijen AS meragukan kebenarannya, meskipun beberapa sumber AS dan Eropa membantah komentarnya. (Baca: Lagi, Trump Mengaku Tidak Terima Laporan Rusia Buru Tentara AS )

Dalam sebuah wawancara dengan Radio Free Europe/Radio Liberty, Pompeo menolak untuk mengatakan apakah dia yakin laporan intelijen itu kredibel atau apakah dia pikir Trump seharusnya diberi pengarahan, tetapi mengatakan Washington tidak akan tahan dengan perilaku seperti itu.

"Jika Rusia menawarkan uang untuk membunuh orang Amerika, atau dalam hal ini orang Barat lainnya, akan ada harga yang sangat mahal untuk dibayar. Itulah yang saya katakan dengan menteri luar negeri Lavrov," kata Pompeo dalam wawancara, yang dilakukan selama kunjungan resminya ke Republik Ceko.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Gempa M6,0 Guncang Pantai...
Gempa M6,0 Guncang Pantai Barat Meksiko
Putin Puji Trump: Pemimpin...
Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi
Rekomendasi
Fuad Hasan Mangkir dari...
Fuad Hasan Mangkir dari Panggilan Penyidik, KPK: Sedang di Luar Negeri
Maroko Jadi Sorotan...
Maroko Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026, Ternyata Negeri Ini Melahirkan 6 Tarekat Besar Dunia
Sepatu Pink Jadi Tren...
Sepatu Pink Jadi Tren di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved