Siap Berperang Melawan China, India Kirim Kapal Selam ke Sri Lanka
Senin, 05 Februari 2024 - 20:50 WIB
loading...
Kapal selam India bersiaga di Sri Lanka antisipasi konflik dengan China. Foto/X/RT
A
A
A
KOLOMBO - INS Karanj, kapal selam serang diesel Angkatan Laut India , berlabuh di Sri Lanka pada akhir pekan lalu. Kunjungan tersebut bertepatan dengan kedatangan kapal China di Maladewa, negara kepulauan lain di Samudra Hindia yang terlibat dalam perselisihan diplomatik dengan New Delhi.
Kapal selam tersebut tiba di pelabuhan Kolombo dalam kunjungan resmi pada Sabtu (3/4/2024), Angkatan Laut Sri Lanka mengumumkan di X Kapal tersebut diterima dengan sambutan seremonial dan puluhan personel angkatan laut Sri Lanka diberi pengarahan di atas kapal.
Kunjungan kapal selam tersebut dilakukan di tengah kekhawatiran India atas aktivitas penelitian yang dilakukan China di Samudera Hindia. Pada tanggal 1 Januari, Sri Lanka mengumumkan bahwa mereka tidak akan mengizinkan kapal penelitian China mana pun berlabuh di pelabuhannya atau beroperasi di zona ekonomi eksklusif (ZEE) selama satu tahun.
Sebuah kapal China, Xiang Yang Hong 03, yang awalnya sedang menuju ke Sri Lanka, ditemukan oleh pengamat Open Source Intelligence (OSINT) dan portal pelacakan maritim pada bulan Januari sedang menuju Maladewa.
Mengomentari pergerakan kapal pada saat itu, para pejabat Angkatan Laut India mengatakan mereka “melacak” situasi di tengah kekhawatiran bahwa kapal tersebut dapat digunakan untuk mengumpulkan data sensitif. Kapal tersebut, yang berangkat dari China selatan bulan lalu, diperkirakan akan mencapai Male akhir pekan ini.
BacaJuga: China Mulai Cengkeram Maladewa, India dan AS Hanya Jadi Penonton
Sementara itu, Maladewa pekan lalu mengklarifikasi bahwa Xiang Yang Hong 03 tidak akan melakukan penelitian di perairannya dan diizinkan berlabuh atas permintaan China untuk melakukan panggilan pelabuhan “untuk rotasi personel” dan penambahan perbekalan.
Kapal selam tersebut tiba di pelabuhan Kolombo dalam kunjungan resmi pada Sabtu (3/4/2024), Angkatan Laut Sri Lanka mengumumkan di X Kapal tersebut diterima dengan sambutan seremonial dan puluhan personel angkatan laut Sri Lanka diberi pengarahan di atas kapal.
Kunjungan kapal selam tersebut dilakukan di tengah kekhawatiran India atas aktivitas penelitian yang dilakukan China di Samudera Hindia. Pada tanggal 1 Januari, Sri Lanka mengumumkan bahwa mereka tidak akan mengizinkan kapal penelitian China mana pun berlabuh di pelabuhannya atau beroperasi di zona ekonomi eksklusif (ZEE) selama satu tahun.
Sebuah kapal China, Xiang Yang Hong 03, yang awalnya sedang menuju ke Sri Lanka, ditemukan oleh pengamat Open Source Intelligence (OSINT) dan portal pelacakan maritim pada bulan Januari sedang menuju Maladewa.
Mengomentari pergerakan kapal pada saat itu, para pejabat Angkatan Laut India mengatakan mereka “melacak” situasi di tengah kekhawatiran bahwa kapal tersebut dapat digunakan untuk mengumpulkan data sensitif. Kapal tersebut, yang berangkat dari China selatan bulan lalu, diperkirakan akan mencapai Male akhir pekan ini.
BacaJuga: China Mulai Cengkeram Maladewa, India dan AS Hanya Jadi Penonton
Sementara itu, Maladewa pekan lalu mengklarifikasi bahwa Xiang Yang Hong 03 tidak akan melakukan penelitian di perairannya dan diizinkan berlabuh atas permintaan China untuk melakukan panggilan pelabuhan “untuk rotasi personel” dan penambahan perbekalan.
Lihat Juga :