China Mulai Cengkeram Maladewa, India dan AS Hanya Jadi Penonton

Senin, 05 Februari 2024 - 18:18 WIB
loading...
China Mulai Cengkeram...
China makin mencengkeram Maladewa, India dan AS pun tersingkir. Foto/BBC
A A A
MALE - Perkiraan kedatangan kapal penelitian China di Maladewa pada pekan ini telah meningkatkan ketegangan antara Beijing, Delhi dan Male. Itu menunjukkan China semakin menambah pengaruhnya di negara-negara di Samudera Hindia.

Secara resmi, kapal Xiang Yang Hong 3 berada di sana untuk "melakukan kunjungan ke pelabuhan, untuk rotasi personel dan pengisian ulang". Singkatnya, perhentian yang sepenuhnya tidak berbahaya.

Namun hal tersebut tidak terjadi di Delhi. Sebaliknya, kehadiran kapal tersebut setidaknya merupakan penghinaan diplomatik. Kemungkinan terburuknya, beberapa pihak khawatir, hal ini bisa menjadi misi untuk mengumpulkan data yang – di kemudian hari – dapat digunakan oleh militer China dalam operasi kapal selam.

Namun para pakar China mengabaikan kekhawatiran mereka.

“Kapal-kapal China melakukan penelitian ilmiah di Samudera Hindia. Aktivitas mereka di laut lepas sepenuhnya sah,” kata Zhou Bo, mantan Kolonel Senior Tentara Pembebasan Rakyat, kepada BBC.

“Kadang-kadang kapal membutuhkan pengisian ulang – seperti bahan bakar, makanan dan air. Jadi, mereka berlabuh di pelabuhan negara ketiga, dan itu adalah hal yang normal. Jadi, pemerintah India tidak perlu mempermasalahkannya. Samudera Hindia bukanlah Samudera India,” tegas Zhou, yang sekarang mengajar di Universitas Tsinghua di Beijing.

Namun ini bukan pertama kalinya China – yang bersaing memperebutkan pengaruh dengan Delhi di Samudera Hindia di tengah perselisihan yang sudah berlangsung lama mengenai perbatasan Himalaya – mengirim salah satu kapalnya berlayar dekat perairan India.

Dua kapal selam Angkatan Laut China melakukan kunjungan ke Kolombo pada tahun 2014 dan dua kapal penelitian China mengunjungi Sri Lanka, dekat ujung selatan India, dalam dua tahun terakhir, yang membuat India tidak senang.

Kedatangan mereka terjadi ketika China, yang telah meminjamkan miliaran dolar ke Kolombo, membuat terobosan signifikan ke Sri Lanka.

Kapal penelitian, Xiang Yang Hong 3, sebenarnya awalnya berencana mengunjungi Kolombo untuk mengisi ulang sebelum melanjutkan ke Maladewa. Namun hal itu telah ditangguhkan untuk saat ini, menurut Tharaka Balasuriya, menteri luar negeri junior Sri Lanka.

“Selama satu tahun ini kami ingin mengembangkan teknologi dan keahlian kami sehingga kami dapat bergabung dalam kegiatan penelitian ini secara setara,” ujarnya kepada BBC.

Namun, keputusan Kolombo untuk menghentikan kapal-kapal penelitian dipandang sebagai respons terhadap keberatan keras India terhadap kunjungan kapal-kapal Tiongkok.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uni Eropa Kini Tak Lagi...
Uni Eropa Kini Tak Lagi Relevan di Pangung Geopolitik, Ini 3 Alasannya
GIF Nilai AS Makin Agresif,...
GIF Nilai AS Makin Agresif, Teropong Potensi Target Geopolitik Selanjutnya
6 Newsmaker yang Pusaran...
6 Newsmaker yang Pusaran Peristiwa Besar pada 2025
PM Kanada: Dunia Bisa...
PM Kanada: Dunia Bisa Terus Berjalan Tanpa AS
5 Perang yang Diprediksi...
5 Perang yang Diprediksi Akan Pecah dalam 5 Tahun Mendatang
Negara 100% Muslim Ini...
Negara 100% Muslim Ini Berlakukan Larangan Merokok Seumur Hidup untuk Gen Z
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
AS Naikkan Level Ancaman...
AS Naikkan Level Ancaman Mata-Mata Israel dari Tinggi Menjadi Kritis, Ini Pemicunya
Rekomendasi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Berita Terkini
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved