4 Kekejaman Dinasti Marcos Jr, Salah Satunya Penandaan Merah

Senin, 05 Februari 2024 - 22:22 WIB
loading...
A A A
Marcos, yang berhati-hati untuk tidak secara eksplisit mengkritik kebijakan pendahulunya, telah mengesampingkan bergabung kembali dengan pengadilan.

Pemerintahannya menentang penyelidikan yang dilakukan Mahkamah Internasional, dan bersikukuh bahwa mereka tidak mempunyai yurisdiksi dan bahwa sistem peradilan Filipina mampu menyelidiki dugaan kejahatan tersebut.

Di bawah tekanan Dewan Hak Asasi Manusia PBB, pemerintah Duterte mulai memeriksa ratusan kasus operasi narkoba yang menyebabkan kematian.

Penyelidikan tersebut terus berlanjut di bawah pemerintahan Marcos Jr, namun hanya ada sedikit kemajuan.

Hanya empat petugas polisi yang dihukum karena membunuh tersangka narkoba dalam dua kasus terpisah sejak dimulainya tindakan keras pada tahun 2016.

Kelompok hak asasi manusia memperkirakan puluhan ribu orang terbunuh selama perang narkoba Duterte.

Marcos mengatakan pada pertemuan puncak demokrasi yang diselenggarakan oleh Presiden AS Joe Biden pada bulan Maret bahwa Manila berkomitmen untuk “memerangi impunitas” dan mengadili kejahatan, termasuk yang diduga dilakukan dalam perang narkoba.

Namun para aktivis menuduh Marcos hanya basa-basi mengenai hak asasi manusia saat bertemu dengan diplomat asing, dan menunjukkan bahwa ia tidak secara eksplisit memerintahkan polisi untuk mengakhiri kekerasan.

3. Melanjutkan Penandaan Merah

4 Kekejaman Dinasti Marcos Jr, Salah Satunya Penandaan Merah

Foto/Reuters

Strategi yang telah dilakukan selama puluhan tahun untuk memfitnah atau membungkam kritik di Filipina adalah dengan menghubungkan orang atau kelompok tersebut dengan pemberontak komunis yang mencoba menggulingkan pemerintah.

Praktik tersebut, yang dikenal sebagai "penandaan merah", dapat mengakibatkan penangkapan, penahanan, atau bahkan kematian orang yang menjadi sasaran, dan hal ini meledak di bawah pemerintahan Duterte.

Satuan tugas multi-lembaga yang dibentuk oleh Duterte untuk mengakhiri pemberontakan sering kali menuduh para pengkritik pemerintah sebagai simpatisan komunis, tanpa memberikan bukti apa pun.

Ratusan aktivis, jurnalis, dan pengacara terbunuh selama masa jabatan Duterte, banyak di antaranya setelah diberi tanda merah, kata kelompok hak asasi manusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Bebas dari Penjara,...
Bebas dari Penjara, Thaksin Shinawatra Dapat Pengampunan Raja Thailand
Bermusuhan dengan China,...
Bermusuhan dengan China, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Anggaran Militernya
Diburu ICC, Sekutu Duterte...
Diburu ICC, Sekutu Duterte Diperingatkan Tak Kabur dari Filipina
Berkonflik dengan Presiden...
Berkonflik dengan Presiden Marcos Jr, Wapres Sara Duterte Terancam Dimakzulkan
Pemakzulan Sara Duterte...
Pemakzulan Sara Duterte dan Wacana Pemakzulan Gibran
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
Kecelakaan Maut Minibus...
Kecelakaan Maut Minibus Tabrak Truk, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Erick Thohir Terharu...
Erick Thohir Terharu Saksikan Pernikahan Justin Hubner dan Jennifer Coppen
Momen Lucu Pangeran...
Momen Lucu Pangeran George Tahan Bersin di Trooping the Colour 2026, Ini Reaksi Kate Middleton!
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Berita Terkini
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved