Bagaimana Mantan PM Pakistan Imran Khan Berencana Memenangkan Pemilu dari Jeruji Penjara?

Minggu, 04 Februari 2024 - 21:21 WIB
loading...
A A A
Masalahnya adalah, katanya, “orang-orang merindukan pesan Imran Khan”.

Pada bulan Desember, mereka menggunakan AI untuk menghasilkan pidato untuk rapat umum online.

Ada batasannya. Menurut kelompok pemantau internet Netblocks, terdapat gangguan berskala nasional di berbagai platform di Pakistan pada beberapa kesempatan yang bertepatan dengan beberapa demonstrasi PTI tersebut.

“Hanya sekitar 30% penduduk Pakistan yang merupakan pengguna aktif media sosial. Jadi hal ini menunjukkan bahwa sebaik PTI dalam menyebarkan informasi di media sosial, akan ada batasan yang melekat pada jangkauan kampanye online mereka,” kata Michael Kugelman, direktur South Asia Institute di lembaga think tank Wilson Center di Washington.

Hal ini tentu saja pernah terjadi sebelumnya - terutama pada pemilu lalu ketika Nawaz Sharif berada di balik jeruji besi.

“Jika semua ini terdengar sama, itu memang benar adanya; hanya saja para pemainnya telah berubah,” kata Kugelman.

5. Tak Bisa Lepas dari Campur Tangan Israel

Bagaimana Mantan PM Pakistan Imran Khan Berencana Memenangkan Pemilu dari Jeruji Penjara?

Foto/Reuters

Dia, seperti kebanyakan analis politik, melihat campur tangan militer Pakistan yang kuat di balik perubahan nasib ini – militer yang sama yang dianggap banyak orang sebagai tiket awal Imran Khan menuju kekuasaan.

“PTI mendapat dukungan pemilu pada tahun 2018, namun mereka jelas mendapat manfaat dari rekayasa pemilu yang dipengaruhi, jika tidak dilakukan secara langsung, oleh pihak militer.

"Terjadi penindasan dan manipulasi dalam jumlah besar. Ada penangkapan anggota partai PML-N, ada hukuman penjara yang diumumkan menjelang pemilu, termasuk Nawaz Sharif yang mendapat hukuman 10 tahun penjara."

Meski begitu, menurut Kugelman, hal ini berbeda dengan saat ini.

“Saya berpendapat bahwa pedomannya sama, namun kali ini intensitasnya lebih besar. Jumlah pemimpin dan pendukung yang ditangkap dan dipenjarakan lebih tinggi dibandingkan pemilu baru-baru ini.

"Kali ini anggota keluarga terlibat dalam hal ini. Ini bukan hal yang belum pernah terjadi sebelumnya, namun hal ini terlihat jelas dalam pemilu baru-baru ini."

PTI telah mencoba menggunakan setiap pukulan terhadap Imran Khan atau kampanyenya sebagai bahan bakar, namun apakah hal tersebut akan berhasil?

Saluran-saluran TV Pakistan penuh dengan liputan pemilu mengenai saingan Khan, Nawaz Sharif, di panggung untuk PML-N, atau Bilawal Bhutto untuk PPP. Liputan utama yang diterima PTI pada minggu menjelang pemilu adalah mengenai hukuman penjara bagi pendirinya.

Kugelman berpendapat bahwa banyak pemilih merasa tidak ada gunanya memilih karena mereka merasa PTI tidak mungkin menang.

“Pertanyaan bagi pimpinan PTI adalah bagaimana menginspirasi basis dukungan yang besar untuk keluar dan memberikan suara meskipun semua yang terjadi pada Khan. Ada beberapa orang di PTI yang berpikir jika mereka keluar dan jumlah pemilih cukup tinggi maka mereka bisa membatalkannya. dari keajaiban dan menang."

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Rampai Nusantara Sangkal...
Rampai Nusantara Sangkal PSI Gagal Masuk Parlemen karena Jokowi
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Pakai Uang Pribadi,...
Pakai Uang Pribadi, Raja Salman Undang 1.000 Muslim Seluruh Dunia Umrah termasuk Indonesia
Rekomendasi
Ketua Komisi I DPRK...
Ketua Komisi I DPRK Mimika: Perlindungan Warga Sipil Papua Butuh Kolaborasi
Soroti Kasus Penyekapan...
Soroti Kasus Penyekapan di Bandung, Veronica Tan Ingatkan Bahaya Hubungan Toxic
Panglima TNI Lantik...
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang
Berita Terkini
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved