Houthi: Serangan Udara AS dan Inggris Tidak Akan Menghalangi Dukungan bagi Palestina

Minggu, 04 Februari 2024 - 17:17 WIB
loading...
Houthi: Serangan Udara...
Pasukan AS melancarkan serangan ke basis pertahanan Houthi di Yaman. Foto/Reuters
A A A
SANAA - Kelompok Houthi yang menguasai Yaman mengatakan gelombang serangan udara terbaru yang dilakukan AS dan Inggris terhadap negara Arab itu tidak akan terjawab. Pasalnya, Houthi tetap akan memberikan dukungan penuh kepada Palestina.

Berbicara pada Minggu (4/4/2-24), juru bicara Angkatan Darat Yaman Brigadir Jenderal Yahya Saree mengatakan bahwa negara-negara agresor melakukan 48 serangan udara di provinsi Sana’a, Hudaydah, Sa’ada, al-Bayda, Ta’izz dan Lahij di Yaman.

“Serangan seperti itu tidak akan menghalangi kekuatan dan bangsa Yaman untuk tetap memberikan dukungan mereka terhadap Palestina dalam menghadapi pendudukan dan kejahatan Zionis,” tambahnya, dilansir Press TV. “Serangan yang dilakukan para agresor tidak akan dibiarkan begitu saja.”

Pada Sabtu malam, AS dan Inggris melancarkan serangan baru ke Yaman dari platform udara dan permukaan, termasuk jet tempur, dengan dukungan Australia, Bahrain, Kanada, Denmark, Belanda, dan Selandia Baru.

Dalam sebuah pernyataan, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengklaim bahwa serangan udara tersebut menargetkan “beberapa fasilitas penyimpanan bawah tanah, komando dan kendali, sistem rudal, lokasi penyimpanan dan operasi UAV, radar, dan helikopter.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Fasilitas Gas Qatar, Korban Berjatuhan
Rekomendasi
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Gunduli Irak, Prancis...
Gunduli Irak, Prancis Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
Berita Terkini
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Infografis
Lawan Houthi, AS akan...
Lawan Houthi, AS akan Kerahkan Kapal Induk Nuklir Kedua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved