Siapa Joshua Schulte? Teknisi CIA yang Menciptakan Serangan Pearl Harbor Digital

Sabtu, 03 Februari 2024 - 20:20 WIB
loading...
Siapa Joshua Schulte?...
Joshua Schulte sebagai mantan teknisi CIA yang divonis 40 tahun penjara dan menciptakan Pearl Harbor DIgital. Foto/Reuters
A A A
WASHINGTON - Seorang teknisi perangkat lunak CIA , Joshua Schulte, 35, telah dijatuhi hukuman 40 tahun penjara karena membocorkan informasi rahasia dan memiliki materi pelecehan seksual terhadap anak-anak.

Schulte dinyatakan bersalah pada tahun 2022 atas empat dakwaan masing-masing spionase dan peretasan komputer dan satu dakwaan berbohong kepada agen FBI setelah menyerahkan materi rahasia ke organisasi pelapor pelanggaran WikiLeaks.

Schulte juga dihukum karena penghinaan terhadap pengadilan dan membuat pernyataan palsu pada tahun 2020, serta kepemilikan materi pelecehan anak tahun lalu.

Siapa Joshua Schulte? Teknisi CIA yang Menciptakan Serangan Pearl Harbor Digital

1. Membocorkan Vault 7 tentang Kegiatan Spionase CIA di Luar Negeri

Melansir Al Jazeera, sebagian besar hukuman yang diumumkan dijatuhkan atas apa yang disebut kebocoran Vault 7, yang mengungkapkan rincian memalukan mengenai kegiatan mata-mata CIA di luar negeri.

Kebocoran tersebut, yang oleh CIA disebut sebagai “Serangan Pearl Harbor Digital”, menunjukkan bagaimana mata-mata AS meretas ponsel pintar Apple dan Android dan berusaha mengubah televisi yang terhubung ke internet menjadi perangkat pendengar.

Pelanggaran keamanan ini mendorong para pejabat AS untuk merencanakan “perang habis-habisan” melawan Wikileaks, termasuk membahas kemungkinan penculikan atau pembunuhan pendirinya Julian Assange.

Assange didakwa atas tuduhan spionase pada tahun 2019 – sebuah tindakan yang memicu kecaman dari organisasi kebebasan pers – dan saat ini berada di Inggris untuk memperjuangkan ekstradisi ke AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Banyak Manfaat jika Mau Berdamai, tapi...
Rekomendasi
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved