Siapa George Birnbaum? Konsultan Politik Populisme yang Mengantarkan Orban dan Netanyahu ke Puncak Kekuasaan

Kamis, 01 Februari 2024 - 21:21 WIB
loading...
A A A
“Saya punya masalah dengan yang kedua belah pihak, apakah itu liberalisme progresif dari sayap kiri atau konservatisme isolasionis sayap kanan ekstrim yang ada saat ini."

Mengenai Viktor Orban, katanya, hampir satu dekade telah berlalu sejak terakhir kali mereka berbicara. Dia mengaguminya ketika mereka pertama kali bertemu sebagai "individu yang sangat cerdas secara intelektual, seseorang yang memiliki pengetahuan mendalam tentang perekonomian, dan bidang kebijakan lainnya... dan itu jarang terjadi".

Kini dia yakin Viktor Orban sudah terlalu lama berkuasa.

Pada bulan Januari 2015, pemimpin Hongaria menyatakan bahwa "setiap migran berpotensi menjadi teroris". Pada Juli 2022, ia mengatakan kepada para pendukungnya bahwa "kami bersedia berbaur satu sama lain, tetapi kami tidak ingin menjadi masyarakat ras campuran".

Puluhan migran memberi isyarat saat mereka berdiri di stasiun utama Kereta Api Timur di Budapest, Hongaria, pada 1 September 2015.

Pesan anti-imigran yang disampaikan Viktor Orban telah menyentuh hati Hongaria – yang mengalami gelombang masuk migran dan pengungsi pada tahun 2015.

George Birnbaum sangat tidak setuju dengan kedua pernyataan tersebut.

5. Tetap Bangga dengan Politik Polarisasi

Para pengkritiknya berargumentasi bahwa ia memicu polarisasi dalam politik - namun apa solusinya?

“Pemimpin terbaik adalah mereka yang mengingatkan kita akan tujuan-tujuan bersama, dan bukan pada perbedaan-perbedaan kita. Ini bukan soal ideologi, ini soal memastikan harapan dan impian masyarakat terwujud,” katanya.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Tak Hanya Elon Musk,...
Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved