Putin: AS Takkan Berhasil Tekan Erdogan Lantaran Beli S-400 Rusia

Sabtu, 26 Mei 2018 - 10:46 WIB
Putin: AS Takkan Berhasil...
Putin: AS Takkan Berhasil Tekan Erdogan Lantaran Beli S-400 Rusia
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin menilai Amerika Serikat (AS) tidak akan berhasil menekan Presiden Recep Tayyip Erdogan lantaran Turki membeli sistem rudal pertahanan S-400 Rusia. Saat ini, Washington mengancam tak pasok jet tempur F-35 ke Ankara karena membeli senjata Moskow.

"Seperti yang saya tahu Presiden Recep Tayyip Erdogan, sangat sulit untuk mendapatkan hasil apapun dengan menggunakan alat tekanan ke arahnya. Sebaliknya, ini akan mendorong Erdogan, dan dia tidak akan membuat kompromi sekaligus melindungi kepentingan nasionalnya," kata Putin dalam sebuah forum ekonomi di St Petersburg, hari Jumat.

Putin mengkritik AS karena menciptakan hambatan dalam pengiriman pesawat tempur F-35 ke Turki. Dia mengatakan bahwa Turki bukan anggota NATO pertama yang membeli sistem pertahanan Rusia.

"Saya mengalami kesulitan untuk menjelaskan tekanan ini. Sikap seperti itu terhadap Turki tidak adil," ujar Putin, yang dilansir Daily Sabah, Sabtu (26/5/2018).

Komite Senat AS pada hari Kamis lalu meloloskan RUU kebijakan pertahanan yang di dalamnya termasuk langkah-langkah untuk mencegah Turki membeli jet tempur siluman F-35.

RUU berupa amandemen National Defense Authorization Act atau NDAA dari Senator Demokrat Jeanne Shaheen dan Senator Republik Thom Tillis, akan menghilangkan Turki dari program F-35 selama Ankara masih menahan warga AS bernama Andrew Brunson.

RUU itu juga mengutip kesepakatan Turki dengan Rusia soal pembelian baterai sistem rudal surface-to-air S-400.

Menanggapi RUU Senat AS, Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan langkah terbaru Washington menargetkan Turki untuk membujuk Ankara agar membatalkan kesepakatan sistem pertahanan S-400 dengan Rusia dan membebaskan pastor Amerika Andrew Brunson. Pastor itu ditahan di Turki atas tuduhan terlibat serangan teror karena hubungannya dengan kelompok PKK Kurdi dan Gülenist Terror Group (FETÖ).

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo saat berada di Capitol Hill Rabu lalu mengatakan bahwa dia belum membuat keputusan mengenai pengiriman pesawat tempur F-35 ke Turki.
(mas)
Berita Terkait
3 Orang Berpengaruh...
3 Orang Berpengaruh Rusia Lulusan Amerika Serikat
Senjata Amerika Serikat...
Senjata Amerika Serikat Sudah Ada di Lapangan Tembak Ukraina
Purnawirawan Laksamana...
Purnawirawan Laksamana Desak Turki Tinggalkan NATO, Ini Alasannya
Mampukah NATO Bertahan...
Mampukah NATO Bertahan Tanpa Kehadiran AS? Ya, Eropa Akan Bergantung pada Turki
4 Alasan Turki Terus...
4 Alasan Turki Terus Menunda Upaya Swedia Menjadi Anggota NATO
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
Berita Terkini
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
30 menit yang lalu
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
1 jam yang lalu
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
1 jam yang lalu
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
2 jam yang lalu
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
2 jam yang lalu
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
3 jam yang lalu
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved