Dari 128 Jet Eurofighter Typhoon Jerman Hanya 4 Siap Tempur

Kamis, 03 Mei 2018 - 03:27 WIB
Dari 128 Jet Eurofighter...
Dari 128 Jet Eurofighter Typhoon Jerman Hanya 4 Siap Tempur
A A A
BERLIN - Hanya empat dari 128 jet Eurofighter Typhoon yang dioperasikan oleh Angkatan Udara Jerman yang siap untuk misi tempur nyata. Musababnya, sistem pertahanan diri dari ratusan jet tempur itu tidak berfungsi.

Selain itu, jet-jet tempur andalan militer Berlin ini kekurangan rudal air-to-air. Masalah di persenjataan Jerman itu diungkap majalah Spiegel hari Rabu.

Laporan majalah itu mengungkap masalah perangkat kritis yang dipasang di ujung sayap jet canard delta membuat sebagian besar Eurofighters Jerman tidak layak untuk layanan tempur.

Perangkat, yang dikenal sebagai Sub-Sistem Aids Defensif (DASS), pada jet tempur Jerman dirancang untuk mendeteksi serangan rudal dan memperingatkan pilot dari ancaman musuh yang datang. Perangkat ini juga berfungsi sebagai flare dispenser dan dan memiliki peringatan laser opsional.

Laporan itu menyatakan, sekitar setengah tahun lalu, teknisi menemukan bahwa perangkat tidak didinginkan dengan baik, yang menyebabkan kerusakan signifikan pada sistem elektronik yang sensitif.

DASS selama ini diklaim sebagai bagian penting yang menjamin kelangsungan hidup pilot, dan itu harus aktif selama semua misi terbang.

Majalah Jerman itu menyatakan, masalah tersebut bukan satu-satunya yang mencengkeram Angkatan Udara Jerman. Pasokan rudal air-to-air kompatibel Eurofighter terbatas. Militer dilaporkan tidak dapat dengan cepat memperoleh sejumlah proyektil yang dibutuhkan.

Selain hanya empat jet dari seluruh armada Eurofighter Jerman yang siap terbang untuk misi tempur setiap saat, masalah itu juga membuat Jerman tidak layak untuk memenuhi kewajibannya sebagai anggota NATO.

Seorang juru bicara militer Jerman mengatakan kepada Spiegel mengklaim statistik kesiapan tempur untuk armada Eurofighter "terlihat lebih baik daripada tahun 2017". Namun, jumlah pasti dari jet tempur yang tersedia untuk misi tempur tidak diklasifikasikan.

Jerman telah mengumumkan 82 Eurofighters untuk High Readiness Forces (HRF) dan Forces of Lower Readiness. Sebagai anggota NATO, Jerman berkontributor menyebarkan jet-jet tempurnya yang siap pakai jika terjadi krisis dalam waktu 90 hingga 180 hari. Namun, menurut laporan Spiegel, mengingat bahwa tidak ada permintaan untuk penyebaran seperti itu, Bundeswehr dapat mengklaim mereka memenuhi semua kewajiban operasional saat ini.

"Kami dapat mengatakan dengan hati nurani yang baik bahwa sebagian besar pasukan kami siap digunakan karena saat ini tidak ada misi," kata sumber militer kepada majalah itu.

Ini bukan pertama kalinya media Jerman menyingkap keadaan militer negara yang tampaknya mengerikan. Sebelumnya pada bulan April, muncul laporan bahwa dari 97 jet Panavia Tornado yang saat ini dalam pelayanan militer, hanya 10 unit yang memenuhi persyaratan NATO.

Pada tahun 2016, kontribusi Jerman terhadap koalisi pimpinan Amerika Serikat dalam serangan terhadap ISIS di Suriah dipertanyakan ketika instrumen kokpit Tornado berubah menjadi terlalu terang untuk pilot yang terbang dalam misi malam hari. Armada itu kemudian beralasan setelah monitor di kokpit mulai kehilangan sekrup selama penerbangan.
(mas)
Berita Terkait
5 Negara NATO dengan...
5 Negara NATO dengan Militer Terkuat Jika Amerika Serikat Keluar, Siapa Saja?
Gedung Putih Tarik Pasukan...
Gedung Putih Tarik Pasukan AS dari Jerman
2 Jet Tempur Asing Bawa...
2 Jet Tempur Asing Bawa Bom Nuklir Terpantau di Atas Amerika Serikat
Jerman: Rusia Mustahil...
Jerman: Rusia Mustahil Bisa Mendikte Militer NATO!
3 Orang Berpengaruh...
3 Orang Berpengaruh Rusia Lulusan Amerika Serikat
Rusia: Jerman Negara...
Rusia: Jerman Negara yang Diduduki, 30.000 Tentara AS di Sana
Berita Terkini
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
1 jam yang lalu
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
1 jam yang lalu
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
2 jam yang lalu
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
3 jam yang lalu
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
4 jam yang lalu
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
5 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved