Banyak Rudal AS Cs Ditangkis 4 Sistem Pertahanan Suriah

Sabtu, 14 April 2018 - 13:50 WIB
Banyak Rudal AS Cs Ditangkis...
Banyak Rudal AS Cs Ditangkis 4 Sistem Pertahanan Suriah
A A A
MOSKOW - Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim empat sistem pertahanan Suriah berhasil menangkis atau menembak jatuh rudal-rudal jelajah yang ditembakkan Amerika Serikat (AS), Inggris dan Prancis.

Serangan washington dan sekutunya hari ini (14/4/2018) terjadi sebelum Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) bekerja menyelidiki dugaan serangan kimia di Douma, Suriah. Serbuan tersebut membuyarkan OPCW untuk memperoleh data independen terkait kasus senjata kimia di Douma.

"Sistem pertahanan udara Suriah telah melakukan pertempuran anti-udara," kata Kementerian Pertahanan Rusia dalam sebuah pernyataan.

Suriah, lanjut pernyataan itu, menangkis serangan Barat melalui kompleks pertahanan udara yang dibuat di Uni Soviet lebih dari 30 tahun yang lalu.

"Sistem pertahanan udara S-125, sistem pertahanan udara S-200, Buk dan Kvadrat digunakan dalam menangkis serangan rudal," kata kementerian tersebut, seperti dikutip Russia Today.

Di pangkalan udara Dumeir, sistem pertahanan udara Suriah menangkis sekitar 12 rudal jelajah AS dan sekutunya.

Sebelumnya, seorang pejabat pertahanan AS mengatakan sekitar 100 rudal jelajah Tomahawk digunakan AS dan sekutunya untuk menyerang beberapa target di Suriah. AS sendiri juga mengaktifkan pesawat pembom B-1.

Sedangkan media pemerintah Suriah melaporkan lebih dari 20 rudal jelajah musuh ditembak jatuh di sekitar Damaskus dengan sistem pertahanan udara pasukan Presiden Bashar al-Assad.

"Tidak ada rudal jelajah AS dan sekutu-sekutunya yang menembus zona pertahanan udara Suriah yang jadi tanggung jawab Rusia, yang meliputi zona Tartus (fasilitas angkatan laut) dan Khmeimim (pangkalan udara yang terletak di provinsi Latakia)," imbuh Kementerian Pertahanan Rusia.

Kedua zona yang dilindungi militer Moskow itu diamankan oleh sistem anti-rudal S-400, S-300, serta sistem rudal air-to-air Pantsir-S1.
(mas)
Berita Terkait
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Negara-negara yang Diancam...
Negara-negara yang Diancam Rusia Tidak Akan Dikirim Gas Alam Lagi
Lima Besar Kekuatan...
Lima Besar Kekuatan Nuklir Dunia Rilis Pernyataan Bersama, Ini Isinya
5 Kasus Negara Jual...
5 Kasus Negara Jual Wilayahnya ke Negara Lain, Termasuk Rusia Jual Alaska ke AS Rp117 Miliar
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
5 Negara NATO dengan...
5 Negara NATO dengan Militer Terkuat Jika Amerika Serikat Keluar, Siapa Saja?
Berita Terkini
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
11 menit yang lalu
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
1 jam yang lalu
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
4 jam yang lalu
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
5 jam yang lalu
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
8 jam yang lalu
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
9 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved