Ikuti Langkah Jerman, Italia Ogah Ikut Bombardir Suriah

Jum'at, 13 April 2018 - 00:30 WIB
Ikuti Langkah Jerman,...
Ikuti Langkah Jerman, Italia Ogah Ikut Bombardir Suriah
A A A
ROMA - Italia tidak akan mengambil perang langsung dalam serangan militer Barat terhadap pemerintah Suriah. Meski begitu, Italia akan tetap memberikan dukungan logistik kepada sekutu-sekutunya.

Demikian pernyataan yang dikeluarkan kantor Perdana Menteri Italia seperti dilansir dari Reuters, Jumat (13/4/2018).

Menurut pernyataan itu, Perdana Menteri sementara Italia Paolo Gentiloni telah melakukan sejumlah kontak internasional termasuk dengan Kanselir Jerman Angela Merkel.

"Italia tidak akan berpartisipasi dalam aksi militer Suriah," kata Gentiloni kepada para sekutunya menurut pernyataan itu.

"Berdasarkan perjanjian internasional dan bilateral saat ini, Italia akan terus menawarkan dukungan logistik kepada pasukan sekutu," imbuh pernyataan itu.

Sebelumnya, Jerman mengatakan bahwa pihaknya tidak akan bergabung dengan serangan apa pun terhadap Suriah. Aksi militer ini sebagai tanggapan atas dugaan serangan gas beracun terhadap daerah kantong oposisi yang diduga dilakukan oleh pasukan Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Setelah memperingatkan Rusia pada Rabu akan adanya aksi militer segera di Suriah, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Kamis bahwa kemungkinan serangan militer terhadap Suriah bisa segera atau bisa lambat.

Rusia telah memperingatkan Barat untuk tidak menyerang sekutu Suriahnya, Presiden Bashar al-Assad, yang juga didukung oleh Iran. Rusia juga mengatakan tidak ada bukti adanya serangan kimia di kota Suriah Douma dekat Damaskus.

Ketegangan meningkat setelah diduga terjadi serangan menggunakan senjata kimia di Douma, Ghouta timur, Suriah. Douma adalah daerah kantong terakhir kelompok pejuang Suriah di Ghouta timur.
(ian)
Berita Terkait
Menlu Italia: Uni Eropa...
Menlu Italia: Uni Eropa Didominasi Amerika Serikat
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Iran Menerima Label...
Iran Menerima Label Negara Berteknologi Canggih Kalahkan Jerman dan Italia
Tentara Rusia Rebut...
Tentara Rusia Rebut Bradley Amerika Serikat dan Tank Leopard 2 Jerman
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
Rusia: AS Tolak Hadiri...
Rusia: AS Tolak Hadiri Pertemuan Bahas Situasi Suriah
Berita Terkini
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
13 menit yang lalu
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
2 jam yang lalu
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
3 jam yang lalu
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
7 jam yang lalu
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
8 jam yang lalu
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
9 jam yang lalu
Infografis
F-35 Israel Bombardir...
F-35 Israel Bombardir Konvoi Rudal Iran di Suriah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved