Pentagon Ungkap Menhan AS Jalani Operasi Kanker Prostat

Rabu, 10 Januari 2024 - 09:17 WIB
loading...
A A A
Juru bicara Dewan Keamanan Nasional John Kirby mengatakan Presiden Biden diberitahu "hari ini" tentang diagnosis kanker prostat.

"Tak seorang pun di Gedung Putih mengetahui bahwa Menteri Austin menderita kanker prostat hingga pagi ini," katanya.

Meskipun ia menekankan reaksi awal presiden adalah kekhawatiran terhadap kesehatan menteri, Kirby mengakui bahwa komunikasi yang dilakukan "tidak optimal".

“Ini bukan cara yang seharusnya,” kata Kirby.

Biden dan Menteri Luar Negeri Austin belum berbicara sejak interaksi terakhir mereka selama akhir pekan.

Austin menimbulkan kontroversi ketika dia dilaporkan gagal memberi tahu Gedung Putih dan pejabat tinggi Pentagon tentang rawat inap di rumah sakit pada bulan Januari ini. Wakil Austin, Kathleen Hicks, tidak diberitahu mengenai rawat inapnya di rumah sakit meskipun diminta untuk memikul sebagian tanggung jawabnya.

Pada pengarahan hari Selasa, Sekretaris Pers Pentagon Mayjen Angkatan Udara Pat Ryder tidak memberikan penjelasan mengapa Austin tidak mengungkapkan kondisinya lebih awal.

“Saya tidak tahu secara spesifik,” katanya, namun mencatat bahwa diagnosis kanker prostat bersifat “sangat pribadi”. Mr Ryder mengatakan prosedur pemberitahuan tentang rawat inap di rumah sakit sedang ditinjau untuk "memastikan keadaan kami lebih baik di lain waktu".

Pentagon mengatakan kegagalan ini terjadi karena salah satu staf utamanya terkena flu.

Pada hari Selasa, kepala staf Gedung Putih Jeff Zients mengarahkan anggota Kabinet presiden untuk memberikan pemberitahuan ketika mereka tidak dapat menjalankan tugasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Penembakan di Fasilitas...
Penembakan di Fasilitas Remaja, 6 Orang Tewas
Rekomendasi
Rekam Jejak Paraguay,...
Rekam Jejak Paraguay, Spesialis Adu Penalti yang Pulangkan Jerman di Piala Dunia 2026
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Berita Terkini
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved