Presiden Macron Tunjuk Politikus 34 Tahun Jadi PM Termuda

Rabu, 10 Januari 2024 - 06:48 WIB
loading...
Presiden Macron Tunjuk...
Gabriel Attal ditunjuk Presiden Prancis Emmanuel Macron sebagai PM. Foto/Reuters
A A A
PARIS - Dengan menunjuk pemuda berbakat politik Gabriel Attal yang berusia 34 tahun sebagai perdana menteri (PM), Presiden Prancis Emmanuel Macron menunjukkan apa yang ia harapkan sebagai pemenang untuk mengalahkan kelompok sayap kanan. Itu sebagai strategi di tengah merosotnya popularitas Macron menjelang pemilihan parlemen Eropa pada bulan Juni. .

Seperti negara-negara lain di Eropa, kelompok sayap kanan Prancis mendapat keuntungan dari krisis biaya hidup, imigrasi yang tidak terkendali, dan kebencian terhadap kelas politik yang gagal didekatkan Macron kepada masyarakat umum meski berjanji untuk mengubah politik pada tahun 2017.

Tapi Marine Le Pen juga unggul dalam persaingan dengan menempatkan bintangnya yang sedang naik daun, Jordan Bardella, yang berusia 28 tahun, sebagai pemimpin tim kampanye Eropa, saat Rassemblement National (RN)-nya unggul 10 poin dari Renaisans sentris Macron dalam jajak pendapat.

Para ahli strategi Macron semakin khawatir dengan popularitas Bardella dalam beberapa pekan terakhir.

Sebuah video yang memperlihatkan anggota parlemen muda yang menerima perlakuan seperti bintang rock di pasar makanan oleh kerumunan penggemar yang meminta selfie pada akhir November mendapat peringatan di kubu Macron, sebuah sumber yang mengetahui pemikiran presiden mengatakan kepada Reuters.

“Presiden mengatakan kami sangat membutuhkan seseorang untuk menghadapi Bardella,” kata sumber itu, dilansir Reuters.

Attal, 34, yang merupakan perdana menteri termuda di Prancis, memiliki kaliber yang sama dengan Macron. Dia adalah seorang komunikator yang lancar, ahli dalam berdebat di parlemen dan di acara radio, dan telah menunjukkan kemampuan untuk memanfaatkan peluang politik dan memenangkan hati para pemilih konservatif seperti Macron.

“Itu adalah kartu terbaik yang dimiliki presiden,” kata jajak pendapat IFOP Jerome Fourquet di BFM TV. “Dia ingin melawan kebangkitan Bardella, terutama mengingat peristiwa politik besar akhir tahun ini, pemilu Eropa.”

Sebagai menteri pendidikan, langkah pertamanya adalah melarang penggunaan pakaian abaya di sekolah-sekolah, sehingga mendapat sambutan hangat dari kerajaan media sayap kanan yang semakin berpengaruh yang dibangun oleh Vincent Bollore, Rupert Murdoch dari Prancis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Presiden Emmanuel Macron...
Presiden Emmanuel Macron dan Istri Nonton Konser BTS di Paris, Penggemar Heboh
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
PGE Raih Fasilitas Pendanaan...
PGE Raih Fasilitas Pendanaan USD75 Juta Percepat Proyek Panas Bumi
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Berita Terkini
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved