Kepuasan Masyarakat AS terhadap Demokrasi Mencapai Rekor Terendah, Kenapa?

Sabtu, 06 Januari 2024 - 17:35 WIB
loading...
Kepuasan Masyarakat...
Kepuasan demokrasi di AS mengalami penurunan yang tajam. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Kepuasan masyarakat Amerika terhadap kinerja demokrasi di Amerika telah merosot ke titik terendah. Itu terungkap dalam survei terbaru yang dilakukan oleh Gallup.

Jajak pendapat tersbeut menunjukkan bahwa hanya 28% orang dewasa di AS yang puas dengan demokrasi, 7 poin lebih rendah dari rekor sebelumnya, yaitu 35%, dari survei tahun 2021 yang dilakukan tak lama setelah serangan Capitol pada 6 Januari 2021.

Gallup telah melakukan survei sebanyak sembilan kali sejak tahun 1984 tentang kepuasan demokrasi.

Menurut jajak pendapat, kepuasan terhadap cara kerja demokrasi di Amerika menurun tajam menjadi 48% pada bulan Januari 1992.

“Penurunan yang terjadi dalam dua tahun terakhir (pada tingkat yang berbeda-beda untuk kelompok partisan yang berbeda) mungkin mencerminkan kegelisahan ekonomi di tengah kenaikan harga,” kata Gallup, dilansir Press TV.

“Di antara subkelompok besar AS, Partai Republik (17%) adalah kelompok yang paling kecil kemungkinannya mengatakan bahwa mereka puas dengan keadaan demokrasi,” tambahnya.

Baca Juga: Mahkamah Agung AS Akan Putuskan Masa Depan Politik Donald Trump

Hal ini lebih lanjut mengungkapkan bahwa masyarakat Amerika “kurang puas dengan keadaan demokrasi Amerika dibandingkan dengan kondisi apa pun dalam setidaknya 40 tahun terakhir.”

“Gallup tidak menanyakan pertanyaan itu lagi hingga tahun 2021, meskipun dua survei CNN dari tahun 2010 dan 2016 masing-masing menunjukkan peringkat kepuasan sebesar 40%.”

“Hasil ini menunjukkan bahwa masyarakat Amerika pada tahun 2010-an sekali lagi kecewa dengan cara kerja demokrasi, mungkin karena berlanjutnya kemacetan di Washington di tengah meningkatnya defisit anggaran, kekerasan senjata yang terus berlanjut, ketegangan rasial, dan imigrasi ilegal.”

Hasil survei tersebut muncul saat AS sedang mempersiapkan pemilihan presiden pada November 2024.

Survei tersebut dilakukan pada bulan Desember terhadap 1.013 sampel dari seluruh 50 negara bagian dan Washington DC dan memiliki tingkat kepercayaan 95 persen.

Menurut survei terpisah yang dilakukan Universitas Quinnipiac pada tahun 2022, 69% anggota Partai Demokrat dan 69% anggota Partai Republik berpendapat bahwa demokrasi di negara tersebut berada di ambang kehancuran.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Putin: Ukraina Minta...
Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan
Rekomendasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
AI Analytics-Trade Flow...
AI Analytics-Trade Flow Siapkan Keputusan Investasi buat Pemula
Berita Terkini
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved