Doa dan Pesan Sang Ibu Arouri setelah Wakil Kepala Hamas Tewas Dibom Israel
Jum'at, 05 Januari 2024 - 20:30 WIB
loading...
A
A
A
“Itulah hidup, sangat sulit, dan terkadang anak-anak harus sangat menyakiti ibunya sendiri, demi menjaga kehormatan dan martabat mereka sebagai manusia,” ujar dia.
“Saat saya mendengarkan pesan kuat dari ibu Arouri, saya merasa bahwa ketakutan Gramsci akan menyakiti ibunya telah diatasi, dengan cara yang paling meyakinkan,” ungkap Romana Rubeo, penulis Italia dan editor Palestine Chronicle yang membandingkan Gramsci dengan Arouri.
Rubeo menjelaskan, “Seolah-olah Aisha adalah ibu Gramsci, yang memberitahunya untuk tidak khawatir akan menyakitinya, bahwa dia mengetahui dan menghormati misi hidupnya, dan bahwa dia sangat bangga padanya.”
“Semoga Allah meridhoi dia,” ungkap Aisha tentang putranya, Saleh al-Arouri, atau Antonio Gramsci.
Suaranya merupakan campuran dari kesedihan, cinta dan kehormatan yang tak ada habisnya.
“Saat saya mendengarkan pesan kuat dari ibu Arouri, saya merasa bahwa ketakutan Gramsci akan menyakiti ibunya telah diatasi, dengan cara yang paling meyakinkan,” ungkap Romana Rubeo, penulis Italia dan editor Palestine Chronicle yang membandingkan Gramsci dengan Arouri.
Rubeo menjelaskan, “Seolah-olah Aisha adalah ibu Gramsci, yang memberitahunya untuk tidak khawatir akan menyakitinya, bahwa dia mengetahui dan menghormati misi hidupnya, dan bahwa dia sangat bangga padanya.”
“Semoga Allah meridhoi dia,” ungkap Aisha tentang putranya, Saleh al-Arouri, atau Antonio Gramsci.
Suaranya merupakan campuran dari kesedihan, cinta dan kehormatan yang tak ada habisnya.
(sya)
Lihat Juga :