4 Tugas Berat Sekjen PBB, dari CEO hingga Penjaga Perdamaian

Jum'at, 05 Januari 2024 - 13:13 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Sekjen PBB: 2023 Jadi Tahun Penderitaan, Kekerasan, dan Kekacauan Iklim

4. Mediasi

4 Tugas Berat Sekjen PBB, dari CEO hingga Penjaga Perdamaian

Foto/Reuters

Sebagai bagian dari tanggung jawab “jasa baik” dari jabatannya, Sekjen PBB menerapkan independensi dan ketidakberpihakan untuk mencegah dan membatasi konflik. Contoh pemimpin PBB yang mengambil peran mediasi di masa lalu termasuk promosi gencatan senjata antara Israel dan negara-negara Arab oleh Hammarskjöld dan negosiasi gencatan senjata oleh Javier Pérez de Cuéllar (1982–1991) untuk mengakhiri Perang Iran-Irak.

Melansir Council on Foreign Relations, sekjen juga menunjuk utusan yang bertugas menjadi perantara kesepakatan perdamaian. Utusan-utusan tersebut melapor kepada Dewan Keamanan, dan penunjukan mereka dapat dipengaruhi oleh preferensi para anggota dewan. Pada tahun 2017, misalnya, Amerika Serikat memblokir penunjukan mantan Perdana Menteri Palestina Salam Fayyad oleh Guterres sebagai utusan untuk Libya. Intervensi tersebut menimbulkan pertanyaan apakah penunjukan tersebut harus mendapat persetujuan Dewan Keamanan, meskipun Piagam PBB memberi wewenang kepada Sekjen PBB untuk mengambil keputusan.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Gagal Minta Pertanggungjawaban...
Gagal Minta Pertanggungjawaban Israel, Iran Kecam Dewan Keamanan PBB
Israel dan Rusia Masuk...
Israel dan Rusia Masuk Blacklist PBB terkait Kekerasan Seksual dalam Konflik, Zionis Murka
Dunia Serukan Penghentian...
Dunia Serukan Penghentian Segera Perang Afghanistan dan Pakistan
Iran Surati Sekjen PBB:...
Iran Surati Sekjen PBB: Seluruh Pangkalan AS di Timur Tengah Jadi Target Sah!
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
50 Senator AS Dukung...
50 Senator AS Dukung Resolusi Anti-Perang Iran, Trump Kehilangan Dukungan
Rekomendasi
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Logo Koperasi dalam...
Logo Koperasi dalam Iklan Air Mineral Dinilai Bisa Membingungkan Konsumen
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Berita Terkini
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved