Sekjen PBB: 2023 Jadi Tahun Penderitaan, Kekerasan, dan Kekacauan Iklim
Jum'at, 29 Desember 2023 - 14:40 WIB
loading...
Sekjen PBB Antonio Guterres menyatakan tahun 2023 penuh pendeirtaan dan perang. Foto/Reuters
A
A
A
WASHINGTON - Tahun 2023 merupakan waktu yang penuh dengan penderitaan besar, kekerasan, dan kekacauan iklim. Demikian refleksi yang diungkapkan Sekjen PBB Antonio Guterres.
Sekjen PBB itu menyuarakan harapan untuk tahun 2024 pada hari Kamis dan mendesak persatuan untuk membangun kembali kepercayaan.
"2023 telah menjadi tahun penderitaan, kekerasan, dan kekacauan iklim yang luar biasa. Kemanusiaan sedang menderita. Planet kita berada dalam bahaya. Tahun 2023 adalah tahun terpanas yang pernah tercatat," kata Antonio Guterres dalam pesan video untuk tahun baru, dilansir Anadolu.
Baca Juga: Pembunuhan Tokoh Politik Dunia Paling Menghebohkan Tahun 2023
Masyarakat semakin terpuruk akibat meningkatnya kemiskinan dan kelaparan, ungkap Guterres, seraya menambahkan bahwa perang semakin meningkat dalam jumlah dan keganasan, dan kepercayaan semakin berkurang.
Sekjen PBB itu menyuarakan harapan untuk tahun 2024 pada hari Kamis dan mendesak persatuan untuk membangun kembali kepercayaan.
"2023 telah menjadi tahun penderitaan, kekerasan, dan kekacauan iklim yang luar biasa. Kemanusiaan sedang menderita. Planet kita berada dalam bahaya. Tahun 2023 adalah tahun terpanas yang pernah tercatat," kata Antonio Guterres dalam pesan video untuk tahun baru, dilansir Anadolu.
Baca Juga: Pembunuhan Tokoh Politik Dunia Paling Menghebohkan Tahun 2023
Masyarakat semakin terpuruk akibat meningkatnya kemiskinan dan kelaparan, ungkap Guterres, seraya menambahkan bahwa perang semakin meningkat dalam jumlah dan keganasan, dan kepercayaan semakin berkurang.
Lihat Juga :