Israel Buka Kemungkinan Usir Warga Palestina di Gaza ke Kongo
Kamis, 04 Januari 2024 - 11:10 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Hizbullah Lebanon Tidak Takut Perang Lawan Israel
Anggota Likud di Knesset Danny Danon menyatakan, “Dunia sudah mendiskusikan kemungkinan migrasi sukarela.”
Sebagai tanggapan, Netanyahu mengakui tantangan untuk menemukan negara-negara yang bersedia menerima warga Palestina, namun menekankan apa yang dia gambarkan sebagai upaya berkelanjutan dalam hal ini.
Terlepas dari diskusi-diskusi ini, gagasan migrasi sukarela mendapat penolakan luas dari komunitas internasional.
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) pada Selasa mengecam pernyataan baru-baru ini yang dikeluarkan Menteri sayap kanan Bezalel Smotrich dan Itamar Ben-Gvir yang menganjurkan “emigrasi sukarela” warga Palestina keluar dari Gaza, dan menyebut retorika tersebut “menghasut dan tidak bertanggung jawab”, menurut laporan Reuters.
Komentar para menteri Israel tersebut tampaknya menggarisbawahi kekhawatiran di sebagian besar dunia Arab bahwa Israel ingin menggusur secara paksa dan melakukan pembersihan etnis di wilayah Palestina yang diduduki.
Anggota Likud di Knesset Danny Danon menyatakan, “Dunia sudah mendiskusikan kemungkinan migrasi sukarela.”
Sebagai tanggapan, Netanyahu mengakui tantangan untuk menemukan negara-negara yang bersedia menerima warga Palestina, namun menekankan apa yang dia gambarkan sebagai upaya berkelanjutan dalam hal ini.
Terlepas dari diskusi-diskusi ini, gagasan migrasi sukarela mendapat penolakan luas dari komunitas internasional.
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) pada Selasa mengecam pernyataan baru-baru ini yang dikeluarkan Menteri sayap kanan Bezalel Smotrich dan Itamar Ben-Gvir yang menganjurkan “emigrasi sukarela” warga Palestina keluar dari Gaza, dan menyebut retorika tersebut “menghasut dan tidak bertanggung jawab”, menurut laporan Reuters.
Komentar para menteri Israel tersebut tampaknya menggarisbawahi kekhawatiran di sebagian besar dunia Arab bahwa Israel ingin menggusur secara paksa dan melakukan pembersihan etnis di wilayah Palestina yang diduduki.
Lihat Juga :